Kapolri Minta Maaf Langsung ke Keluarga Ojol Tewas Tertabrak Rantis Brimob, 7 Anggota Diperiksa!
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung minta maaf kepada keluarga ojol tewas tertabrak rantis Brimob di tengah demo ricuh. Apa langkah selanjutnya Polri?
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga pengemudi ojek online (ojol) yang tewas. Insiden tragis ini terjadi setelah korban tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo ricuh. Permintaan maaf ini disampaikan Kapolri saat mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Jumat dini hari.
"Kami menyampaikan belasungkawa dan juga minta maaf kepada keluarga almarhum terkait musibah yang terjadi," kata Listyo. Permohonan maaf ini diungkapkan secara langsung kepada pihak keluarga korban, terutama ayah dari pengemudi ojol yang meninggal dunia. Kejadian nahas ini menambah daftar kelam insiden di tengah aksi unjuk rasa.
Pengemudi ojol tersebut tewas terlindas rantis Brimob saat demo yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat di Gedung DPR/MPR RI berakhir ricuh. Insiden ini memicu perhatian publik dan menyoroti pentingnya penanganan massa yang lebih hati-hati. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini secara transparan dan adil.
Kapolri Temui Keluarga dan Urus Pemakaman
Selain menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga bertemu dengan pengurus lingkungan tempat tinggal korban. Pertemuan ini bertujuan untuk mengurus segala keperluan almarhum. Langkah ini menunjukkan kepedulian institusi Polri terhadap dampak sosial dari insiden yang terjadi.
"Kami berkomunikasi untuk mempersiapkan pemakaman dan juga hal-hal lain yang diminta oleh keluarga almarhum," ujar Listyo. Dukungan penuh diberikan kepada keluarga korban dalam menghadapi musibah ini. Hal ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Permintaan maaf langsung dari pimpinan tertinggi Polri ini menjadi bentuk tanggung jawab moral. Insiden ojol tewas tertabrak rantis Brimob menjadi catatan penting bagi prosedur pengamanan demo. Polri berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden tersebut.
Tujuh Anggota Brimob Diperiksa Propam Polri
Terkait insiden kendaraan taktis (rantis) yang menabrak pengemudi ojek online (ojol), Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengonfirmasi adanya pemeriksaan. Saat ini, tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya sedang diperiksa. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kronologi dan tanggung jawab masing-masing anggota dalam kejadian tersebut.
Ketujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya itu diketahui berada di dalam mobil rantis yang menabrak pengemudi ojol. Insiden ini terjadi pada saat demo berujung ricuh di area Gedung DPR/MPR RI. Penyelidikan mendalam akan dilakukan untuk memastikan keadilan bagi korban.
Tujuh anggota yang sedang diperiksa tersebut masing-masing berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J. Proses pemeriksaan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menegakkan disiplin. Hasil pemeriksaan akan menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap para anggota yang terlibat.
Sumber: AntaraNews