Prabowo Respons Keras Insiden Ojol Ditabrak Brimob: Saya Kecewa, Petugas Berlebihan!
Prabowo telah memerintahkan petugas terkait untuk mengusut tuntas dan transparan insiden tersebut.
Presiden Prabowo Subianto buka suara respons keras insiden pengemudi ojek online (Ojol) ditabrak Rantis Brimob Polda Metro Jaya. Dengan tegas, Prabowo merasa kecewa dengan tindakan petugas.
"Saudara sekalian saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan," kecam Prabowo dalam video permintaan maafnya dikutip merdeka.com, Jumat (29/8).
Prabowo telah memerintahkan petugas terkait untuk mengusut tuntas dan transparan insiden tersebut. "Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan," tegas Prabowo.
Tidak lupa, ia mengintruksikan agar seluruh aparat yang terlibat untuk dihukum jika terbukti melanggar aturan.
"Serta petugas-petugas terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya ditemukan mereka berbuat di luar kepatutan dari ketentuan yang berlaku akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," tegas Prabowo.
Kapolri Minta Maaf
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung menjenguk keluarga korban di RSCM, Jakarta Pusat. Meminta maaf.
Sigit tiba sekitar pukul 00.33 WIB. Dia terlihat didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim yang baru saja memberikan keterangan pers terkait insiden di Pejompongan itu.
Tampak Listyo langsung memasuki ruangan rumah sakit dan memeluk seorang pria yang diduga keluarga almarhum. Raut wajahnya menunjukkan bela sungkawa mendalam saat momen saling memeluk itu.
Dia juga menyalami pria lainnya, sambil kemudian duduk bersama, berbincang dan mendengarkan keluarga almarhum.
"Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," tutur Sigit saat dikonfirmasi wartawan.
Menurutnya, petugas kepolisian telah mencari keberadaan korban dan memerintahkan Propam Polri untuk menindaklanjuti perkara tersebut.
"Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut," jelas dia.