Presiden Prabowo Janjikan Keadilan Kasus Affan, Kunjungi Langsung Keluarga Korban di Menteng
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam dan menjanjikan keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan. Kunjungi keluarga, apa janji Presiden selanjutnya?
Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat terhadap penegakan hukum dan keadilan dengan mengunjungi langsung kediaman keluarga Affan Kurniawan di Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat malam. Kunjungan ini dilakukan menyusul insiden tragis yang menimpa Affan, seorang pengemudi ojek daring, yang meninggal dunia setelah ditabrak kendaraan taktis Brimob saat unjuk rasa di Jakarta pada Kamis sebelumnya.
Dalam suasana duka, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam kepada kedua orang tua Affan, sembari menyatakan penyesalan atas kejadian nahas tersebut. "Turut berduka cita. Yang tabah ya," ujar Presiden kepada ayah Affan, yang kemudian dijawab dengan kepercayaan penuh dari pihak keluarga kepada kepala negara.
Keluarga korban, yang tidak menyangka akan kehadiran Presiden di tengah kesedihan mereka, secara langsung menyampaikan harapan besar agar kasus ini diusut tuntas dan keadilan dapat ditegakkan. Presiden Prabowo pun dengan tegas merespons, "Pasti. Pasti," menunjukkan keseriusannya dalam menanggapi tuntutan keadilan dari keluarga Affan.
Kunjungan Presiden dan Komitmen Keadilan
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke kediaman keluarga Affan Kurniawan di Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, menjadi sorotan utama. Didampingi oleh Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Presiden tiba sekitar pukul 21.50 WIB. Kehadiran beliau secara langsung ini merupakan bentuk empati dan janji pemerintah untuk mengawal proses hukum.
Dalam pertemuan singkat namun penuh makna tersebut, Presiden Prabowo berinteraksi langsung dengan orang tua Affan. Ia menggenggam tangan ibu Affan seraya mengucapkan, "Turut berduka cita, saya sangat menyesalkan." Respon dari ayah Affan yang menyatakan "Kami percaya Bapak" menunjukkan harapan besar keluarga terhadap penegakan keadilan di bawah kepemimpinan Presiden.
Keluarga korban secara eksplisit menyampaikan tuntutan mereka agar insiden ini diinvestigasi secara menyeluruh. Salah satu anggota keluarga menegaskan, "Ini takdir Affan, tetapi keluarga juga menuntut keadilan." Komitmen Presiden Prabowo untuk memastikan keadilan ditegakkan menjadi poin penting dari pertemuan ini, memberikan sedikit harapan di tengah duka mendalam keluarga.
Penyelidikan Menyeluruh dan Akuntabilitas Aparat
Sebelum kunjungan ke rumah duka, Presiden Prabowo telah menyampaikan pernyataan resmi mengenai insiden yang menimpa Affan Kurniawan. Melalui video yang diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, beliau mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap tindakan aparat yang dinilai berlebihan. "Saya terkejut dan kecewa dengan tindakan berlebihan para petugas," tegas Presiden.
Presiden juga telah memerintahkan agar insiden tersebut diinvestigasi secara menyeluruh dan transparan. Penekanan pada akuntabilitas menjadi kunci, di mana para petugas yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka. Perintah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga profesionalisme dan etika aparat keamanan, khususnya dalam menghadapi situasi unjuk rasa.
Langkah cepat Presiden dalam merespons insiden ini diharapkan dapat meredakan ketegangan publik dan memastikan bahwa setiap pelanggaran prosedur atau penggunaan kekuatan yang tidak proporsional akan ditindak tegas. Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Gelombang Protes dan Tuntutan Keadilan Publik
Insiden meninggalnya Affan Kurniawan tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga, tetapi juga memicu gelombang protes dan kemarahan publik yang meluas di berbagai kota di Indonesia. Unjuk rasa terjadi di sejumlah kantor polisi daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Jumat, termasuk di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Makassar.
Protes ini mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat keamanan dan tuntutan akan keadilan bagi korban. Massa menuntut agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku. Insiden ini menjadi pengingat penting akan perlunya reformasi dalam penanganan unjuk rasa dan perlindungan hak-hak sipil.
Respons cepat dari Presiden Prabowo dan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk meredakan ketegangan. Namun, tekanan publik untuk memastikan keadilan ditegakkan secara transparan akan terus menjadi perhatian utama, mengingat insiden serupa seringkali menimbulkan pertanyaan besar tentang akuntabilitas aparat.
Sumber: AntaraNews