Momen Orasi Emak-Emak Sindir Uya Kuya dan Eko Patrio: Kalian Pantasnya Jadi Pelawak!
Ia menyuarakan kekecewaannya terhadap para wakil rakyat di depan Polda Metro Jaya, Jumat (29/8).
Seorang emak-emak bernama Neno berani berdiri di tengah massa mahasiswa. Ia menyuarakan kekecewaannya terhadap para wakil rakyat di depan Polda Metro Jaya, Jumat (29/8).
Dia meluapkan kritikan pedas kepada figur-figur publik yang kini duduk di kursi DPR. Baginya, mereka tidak pantas menyandang status sebagai pejabat.
Ia pun menyebut nama-nama artis tersohor seperti Uya Kuya, Eko Patrio, hingga Ahmad Sahroni.
"Kalian pantasnya jadi pelawak, tidak pantas jadi pejabat," ujar Neno.
Sindiran keras itu langsung disambut riuh massa. Bagi Neno, wakil rakyat semestinya menjadi teladan dan pembela keadilan, bukan sekadar wajah populer yang mengisi panggung politik.
Luapkan Emosi Ulah Polisi
Neno kemudian meluapkan kekesalannya, bahwa polisi telah berbuat keji dengan menghilangkan nyawa Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas ditabrak mobil kendaraan taktis (rantis).
"Makhluk paling sakral sampai turun ke jalanan. Karena apa? karena mereka penghianat bangsa mereka pembunuh. Kami tidak terima sebagai orang tua, anak kami dibunuh," teriak Neno.
Neno meminta Polri segera melakukan evaluasi, khususnya setelah terjadinya peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan saat demonstrasi DPR RI. Sebab, dia percaya adanya karma yang berlaku.
"Jangan kalian jahat sama rakyat apalagi sama mahasiswa yang selalu menyuarakan keadilan. Gaji yang kalian pakai dari rakyat,” jelas dia.