DPR
-
Ekonomi •Jaga Penerimaan Negara, DPR Dorong Kepastian Produksi dan Hukum Sektor TambangPerkuat kedaulatan ekonomi, kepastian operasional tambang dan investasi jadi faktor vital penopang dividen triliunan rupiah ke APBN.
-
News •DPR Minta RS dan Organisasi Profesi Sanksi Nakes Komentar Nirempati ke Pasien BPJSPasien yang menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan seharusnya mendapat respons yang bijak, bukan justru komentar yang dinilai merendahkan.
-
Politik •Komisi V DPR Panggil Kemenhub, Bahas Kebakaran Mutiara Sentosa 2Komisi V DPR akan memanggil Kemenhub 19 Agustus 2026 terkait kebakaran Mutiara Sentosa 2.
-
Politik •DPR Singgung Kasus Bigmo, Minta Larangan Vape Dikaji
DPR memandang marak promosi vape di media sosial yang dinilainya sudah melampaui batas.
-
News •Pemisahan Anggaran MBG, DPR Sambut Putusan MK Demi Kualitas PendidikanWakil Ketua Komisi X DPR mendukung Putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari pendidikan. Ia menilai kebijakan ini menjaga prioritas layanan pendidikan.
-
Politik •Usai Putusan MK, DPR Tunggu Skema Baru Anggaran MBG di APBN 2027Putusan MK menegaskan Anggaran MBG tak dibebankan ke operasional pendidikan. DPR menunggu skema pendanaan di APBN 2027 dan menyoroti fokus 20 persen.
-
News •Anggaran DKI Tersendat Usai DBH Dipangkas Rp 14,997 T, DPRD Singgung 61 Ribu SiswaPemotongan DBH Jakarta Rp 14,997 triliun disebut mempersulit penyusunan anggaran. Komisi E DPRD menyinggung 61 ribu siswa belum dapat sekolah gratis.
-
Politik •Politikus PAN Meninggal, Ahmad Bakri Wafat Usai Dirawat Sejak MeiPolitikus PAN Ahmad Bakri meninggal dunia. PAN menjelaskan kondisinya usai mengikuti rapat DPR dan perawatan sejak awal Mei 2026. Ini pernyataan partai.
-
Politik •Usai Ultimatum Subsidi, BGN Diminta Terbitkan Larangan dan Sanksi ke SPPGKomisi IX DPR mendorong BGN menerbitkan larangan penggunaan barang subsidi untuk MBG disertai sanksi. Rotasi korwil SPPG juga diusulkan.
-
News •DPR Desak Negara Pulihkan Trauma Anak Korban Pengeroyokan di Bali, Soroti Keadilan HukumAnggota DPR Rieke Diah Pitaloka mendesak negara untuk memulihkan trauma anak korban pengeroyokan di Tabanan, Bali, sekaligus menuntut keadilan hukum atas insiden tersebut.
-
News •Ada 2 Gelombang Demo di Jakpus Hari Ini, Simak LokasinyaPetugas akan melakukan pengaturan lalu lintas sesuai dengan situasi yang ada.
-
News •Aturan Baru Nikotin Diprotes, DPR Minta Pemerintah Cari Solusi Lindungi PetaniKomisi IV DPR mendorong pemerintah mencari solusi agar kebijakan yang diterapkan.
-
Politik •Buka Sidang Kaukus AIPA, Puan Bicara Penguatan Sentralitas ASEAN dan Nilai-nilai ASEAN WAYKaukus AIPA adalah mekanisme dalam ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) yang bertujuan mengembangkan inisiatif legislatif bersama antar anggota untuk menyelaraskan hukum di negara-negara anggota ASEAN.
-
Jakarta •Belajar dari Australia dan Inggris, Revisi UU Hak Cipta Diminta Lebih Hati-hatiSejumlah negara justru memilih tidak terburu-buru mengubah rezim hak cipta karena khawatir berdampak pada industri kreatif, media, hingga kepastian hukum bagi masyarakat.
-
News •DPR Ingatkan Kekosongan Kepala BGN Jangan Hambat Evaluasi MBGDPR mengharapkan agar Presiden segera menetapkan dan melantik Kepala BGN yang definitif untuk menggantikan Nanik S Deyang.
-
News •Kabar Kesehatan Nanik S Deyang Sudah Mencuat Beberapa Waktu LaluSebelum Nanik S Deyang mengundurkan diri dari BGN, kondisi kesehatannya sudah mengalami penurunan yang signifikan.
-
News •Febrie Adriansyah Belum Ditahan, DPR Minta Perlakuan Setara di Hadapan HukumDPR mengingatkan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait harus tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
-
News •DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi InisiatifPada hari Selasa, 21 Juli 2026, DPR mengesahkan RUU Satu Data Indonesia sebagai usul inisiatif dalam rapat paripurna.
-
News •RUU Lalu Lintas Angkutan Jalan Resmi Jadi Usul Inisiatif DPRDPR telah menyetujui RUU perubahan UU LLAJ sebagai inisiatif, dan pengaturan untuk ojol akan diatur secara terpisah.
-
7Foto •PFII Resmi Jadi Undang UndangPemerintah dan DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (21/7/2026). Pengesahan dilakukan setelah seluruh fraksi menyatakan persetujuan. Dengan berlakunya UU PFII, Indonesia kini memiliki dasar hukum untuk membentuk Pusat Finansial Internasional Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor keuangan nasional serta meningkatkan daya saing dan posisi Indonesia dalam industri keuangan global.