Pemprov Papua Siapkan Dana Otsus untuk Rehabilitasi Panti Jompo Papua
Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen meningkatkan kualitas hidup lansia dengan menyiapkan program rehabilitasi panti jompo Papua melalui alokasi dana Otonomi Khusus, memastikan kenyamanan dan kelayakan fasilitas.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menunjukkan komitmen kuat terhadap kesejahteraan para lanjut usia (lansia) di wilayahnya. Melalui alokasi dana Otonomi Khusus (Otsus), Pemprov Papua menyiapkan program rehabilitasi fasilitas panti jompo. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan serta memastikan para penghuni panti sosial dapat tinggal dengan lebih nyaman dan layak.
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk perbaikan fasilitas. Langkah ini merupakan bagian dari perhatian serius pemerintah terhadap kesejahteraan lansia sebagai bagian integral dari masyarakat.
Pada Jumat (13/3), Wagub Aryoko Rumaropen mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk dalam kunjungan kerja. Kunjungan ini dilakukan ke UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura untuk melihat langsung kondisi para penghuni panti.
Komitmen Pemprov Papua Tingkatkan Pelayanan Lansia
Dalam kunjungan tersebut, Pemprov Papua menyampaikan rencana rehabilitasi beberapa ruangan panti pada tahun 2026. Hal ini diharapkan dapat membantu para orang tua untuk tinggal di panti-panti sosial dengan kondisi yang lebih nyaman. Wagub Aryoko Rumaropen menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya memaksimalkan pelayanan kepada para lansia.
Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan anggaran, komitmen Pemprov Papua tidak surut. Perbaikan fasilitas panti jompo menjadi prioritas untuk memastikan lansia mendapatkan perawatan yang layak. Langkah ini merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan lansia sebagai bagian integral dari masyarakat.
Wamendagri Ribka Haluk juga mengapresiasi pengelola UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura. Pengelola dinilai telah berkontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan gratis dan ketahanan pangan.
Peran Dana Otonomi Khusus dan Tantangan Administrasi
Dana Otsus untuk sejumlah program sosial sebenarnya telah tersedia di rekening pemerintah daerah. Dana ini dialokasikan untuk berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk dinas yang membidangi urusan sosial. Pemanfaatan dana Otsus ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas fasilitas panti jompo.
Namun, pencairan anggaran tersebut masih dalam proses administrasi. Realisasinya diperkirakan dapat dilakukan setelah masa libur Lebaran. Meski demikian, Pemprov Papua berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat untuk perbaikan kondisi panti sosial.
Optimisme tetap tinggi bahwa kondisi panti sosial dapat terus diperbaiki seiring dengan berjalannya proses administrasi dan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah berupaya agar setiap lansia dapat menikmati masa tua dengan nyaman dan bermartabat.
Apresiasi dan Koordinasi untuk Pembangunan Sosial
Pemprov Papua juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada Papua. Kunjungan kerja kementerian, seperti yang dilakukan oleh Wamendagri Ribka Haluk, dinilai sangat membantu. Kunjungan ini memperkuat koordinasi serta mempercepat program pembangunan dan pelayanan sosial di daerah.
Koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan. Perhatian serius dari pemerintah pusat, seperti yang disampaikan Wamendagri, diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan.
Upaya kolaboratif ini mencerminkan sinergi antara berbagai tingkatan pemerintahan. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi para lansia di Papua.
Sumber: AntaraNews