Sorot
{{caption}}
Prabowo Dijadwalkan Pidato di DPR Besok, Purbaya: Ada Pesan-Pesan Penting

{{caption}}
Purbaya: Jangan Lagi Salahkan MBG, Prabowo Sedang Memperbaiki Manajemen

{{caption}}
Amran Beri Penjelasan soal Prabowo Bilang Rakyat Desa Tak Pakai Dolar

{{caption}}
Usai Surati Prabowo, Pengusaha China Kini Mengeluh ke Purbaya dan Bahlil

{{caption}}
Dasco Sebut Tak Ada Larangan Presiden Sampaikan Kerangka Ekonomi di DPR

{{caption}}
IHSG Merosot 29% dari Rekor Tertinggi, Pemulihan Tergantung 3 Hal Ini

Topik Terkait
{{caption}}
Pentingnya Peran Orang Tua Proaktif dalam Pendampingan Anak Era Digital

Psikolog Klinis Anak dan Remaja Gisella Tani Pratiwi menekankan pentingnya pendampingan anak era digital oleh orang tua, terutama terkait aturan media sosial dan dampak psikologis.

{{caption}}
DPRD Kota Malang: Pendekatan Edukatif Kunci Efektivitas Implementasi PP Tunas

DPRD Kota Malang menekankan pentingnya pendekatan edukatif kepada orang tua sebagai penentu efektivitas implementasi PP Tunas untuk melindungi anak dari konten negatif di media sosial.

{{caption}}
DPRD Lampung Dukung Pembatasan Medsos demi Lindungi Psikologi Anak

Anggota DPRD Lampung menyambut baik kebijakan pemerintah terkait pembatasan medsos dan game daring, menilai langkah ini krusial untuk melindungi psikologi anak dan perkembangan generasi muda di era digital.

{{caption}}
Tenaga Pendidik Dukung Pembatasan Media Sosial Anak oleh Komdigi, Fokuskan Kemandirian

Kebijakan Komdigi membatasi media sosial untuk anak di bawah 16 tahun mendapat dukungan penuh dari tenaga pendidik. Langkah ini dinilai krusial untuk memfokuskan kemandirian anak dan menyaring konten negatif yang beredar luas.

{{caption}}
Pemkot Surabaya Perketat Penggunaan Gawai Anak, Lindungi Generasi dari Risiko Digital

Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Surat Edaran ketat tentang penggunaan gawai anak, menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas). Kebijakan ini bertujuan melindungi anak dari berbagai risiko di dunia digital yang kian kompleks.

{{caption}}
Diskominfo Bangka Barat Gencarkan Edukasi Pembatasan Media Sosial Anak Pasca-PP Tunas Berlaku

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangka Barat memperkuat edukasi pembatasan media sosial anak menyusul berlakunya PP Tunas, bertujuan melindungi anak dari dampak negatif gawai dan mendorong aktivitas positif.

{{caption}}
Strategi Efektif Mengatasi Anak Tantrum Gawai: Batasi Penggunaan dan Ajak Aktivitas Fisik

Anak tantrum gawai menjadi tantangan orang tua di era digital. Temukan strategi efektif dari pakar untuk membatasi penggunaan gawai dan mengalihkan perhatian anak dengan aktivitas fisik yang menyenangkan, sesuai regulasi terbaru.

{{caption}}
Pentingnya Peran Orang Tua di Kehidupan Digital Anak untuk Dukung PP Tunas

Mendukbangga Wihaji mengajak orang tua untuk aktif mendampingi anak di ruang digital guna mendukung implementasi PP Tunas, menegaskan bahwa Peran Orang Tua di Kehidupan Digital Anak adalah benteng utama perlindungan.

{{caption}}
Pemkot Palangka Raya Dukung Pembatasan Medsos Anak, Lindungi Generasi Muda di Ruang Digital

Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun, sebagai langkah strategis melindungi generasi muda dari risiko digital.

{{caption}}
PP Tunas Perlindungan Anak Efektif dengan Peran Aktif Orang Tua

Psikolog anak menegaskan PP Tunas Perlindungan Anak yang berlaku 28 Maret 2026 butuh dukungan orang tua agar efektif membatasi paparan digital berisiko bagi anak dan mencegah dampak negatif gawai.

{{caption}}
Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Dukung Tumbuh Kembang Optimal

Dokter spesialis anak dan Kemenkomdigi sepakat bahwa pembatasan medsos anak di bawah 16 tahun melalui PP Tunas sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal serta menjaga privasi anak di ruang digital.

{{caption}}
Dukungan Orang Tua di Mataram Menguatkan Langkah Komdigi Blokir Game Online dan Medsos

Kebijakan Komdigi membatasi akses game online dan media sosial bagi anak di bawah umur mendapat dukungan penuh orang tua di Mataram. Langkah ini dianggap krusial untuk melindungi generasi muda dari adiksi dan konten negatif.

{{caption}}
Dokter Anak Sarankan Batasan Screen Time Anak, Komdigi Terapkan Aturan Baru

Dokter spesialis anak menyarankan batasan screen time anak untuk menjaga kesehatan mental dan fisik, seiring dengan diterapkannya Peraturan Menteri Komdigi terkait perlindungan anak di platform digital.

{{caption}}
Aceh Barat Tegaskan Pembatasan Media Sosial Siswa Lindungi Generasi Muda dari Risiko Dunia Maya

Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat mengambil langkah tegas dengan pembatasan media sosial siswa, bertujuan melindungi generasi muda dari ancaman kekerasan seksual dan pedofilia di dunia maya.

{{caption}}
Pemerintah Perkuat Fungsi Keluarga dan Awasi Platform Digital Demi Perlindungan Anak Melalui PP Tunas

Kemendukbangga dan Komdigi bersinergi memperkuat peran keluarga serta menuntut kepatuhan platform digital demi perlindungan anak di ruang digital melalui implementasi PP Tunas.

{{caption}}
BKKBN Optimalkan Penyuluh Perkuat Implementasi PP TUNAS untuk Perlindungan Anak Digital

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) BKKBN mengerahkan lebih dari 500 ribu penyuluh di seluruh Indonesia untuk memperkuat implementasi PP TUNAS, menekankan peran keluarga dalam mendampingi anak di ruang digital. Simak langkah

{{caption}}
Fondasi Anak Cerdas: Stimulasi dan Gizi Sejak Kehamilan Kunci Utama

Wakil Menteri Kemendukbangga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan stimulasi dan gizi sejak kehamilan adalah fondasi penting untuk membentuk anak cerdas, bukan hanya setelah lahir.

{{caption}}
Psikolog Tekankan Aspek Perkembangan Kunci dalam Pencegahan Perkawinan Anak

Psikolog anak dan remaja menyoroti pentingnya aspek perkembangan kognitif dan emosional sebagai dasar pencegahan perkawinan anak, yang seringkali dianggap solusi padahal berisiko.

{{caption}}
Legislator Surabaya: Masa SMA Waktu Ideal untuk Penggunaan Gawai

Anggota DPRD Surabaya William Wirakusuma menyatakan masa SMA adalah waktu ideal bagi pelajar untuk mulai menggunakan gawai, menyikapi pembatasan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun dan perlunya filter konten digital.

{{caption}}
Akademisi NTB Dukung Penuh Pembatasan Gawai Anak demi Psikologi Sosial

Pakar pendidikan di NTB menyuarakan dukungan terhadap Pembatasan Gawai Anak melalui PP Tunas, menyoroti dampak negatif pada psikologi dan kohesi sosial anak serta pentingnya regulasi.

{{caption}}
Mendikdasmen Dukung Peraturan Menkomdigi: Langkah Penting Pembatasan Gawai Anak Usia di Bawah 16 Tahun

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyambut baik Peraturan Menkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur Pembatasan Gawai Anak di bawah 16 tahun, bertujuan membentuk kebiasaan baik dan mencegah kecanduan.