Komdigi
Berita Utama
-
berita update BPJS Kesehatan Hadirkan Layanan 24 Jam Via Chat, Komdigi: Langkah Nyata Hadirkan Layanan Lebih Baik
-
-
-
-
-
-
-
-
infrastruktur digital Komdigi Pastikan Stabilitas Telekomunikasi RAFI 2026 Melalui Kolaborasi dan Pengawasan Ketat
-
anak indonesia PP Tunas: Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital, Momentum Penting bagi Orang Tua
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Ombudsman Buka Suara Tanggapi Penangkapan Ketua Hery Susanto Terkait Dugaan Korupsi
-
Kronologi Penangkapan Ketua Ombudsman Hery Susanto, Diduga Terima Rp1,5 Miliar dari Perusahaan Tambang
-
Profil Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI Baru Sepekan Menjabat Ditangkap Kejagung
-
Duduk Perkara Ketua Ombudsman Terseret Kasus Hukum dan Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
Baru Menjabat Beberapa Hari, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung
Berita Utama Lainnya
-
-
-
bencana alam Komdigi Pastikan Pemulihan Telekomunikasi Sulut Kurang dari 24 Jam Pascagempa Magnitudo 7,6
-
akses internet Sembilan Desa di Luwu Timur Masih Blank Spot, Pemprov Sulsel Dorong Solusi Akses Internet
-
antara Meta Minta Perpanjangan Waktu Bahas Regulasi PP Tunas dengan Komdigi: Komitmen Pelindungan Anak Digital
-
-
-
-
aceh barat Aceh Barat Tegaskan Pembatasan Media Sosial Siswa Lindungi Generasi Muda dari Risiko Dunia Maya
-
kolaborasi anak orang tua Kolaborasi Anak dan Orang Tua dalam Konten Medsos: Solusi Kreatif di Era PP Tunas
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen mendukung implementasi PP Tunas, mendorong Gerakan 7 KAIH-3S guna membentengi anak dari dampak negatif gawai dan internet.
Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang efektif mulai 28 Maret 2026 membutuhkan sinergi kuat antara regulasi negara dan ketahanan keluarga demi perlindungan anak digital yang optimal.
Pimpinan pesantren menilai Peraturan Pemerintah (PP) Tunas tidak membatasi ruang ekspresi anak, melainkan memacu kreativitas di luar media sosial, dengan penekanan pada peran orang tua.
Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM) UIN Jakarta menekankan peran krusial literasi digital orang tua dalam melindungi anak di era digital, seiring dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas.
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menilai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas, merupakan langkah strategis guna melindungi generasi muda dari berbagai risiko di ruang siber yang semakin kompleks.
Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo meninjau langsung Pelabuhan Bakauheni, memastikan jaringan telekomunikasi stabil bagi pemilir arus balik, dan menyapa petugas siaga.
Mayoritas orang tua di Kabupaten Pasaman Barat menyambut baik kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk membatasi akses media sosial anak dan game online. Kebijakan pembatasan media sosial anak ini diharapkan mampu menjaga mental dan fo
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyambut baik Peraturan Pemerintah (PP) Tunas Nomor 17 Tahun 2025 sebagai langkah krusial untuk melindungi tumbuh kembang anak dari efek negatif media sosial yang kian mengkhawatirkan.
Wakil Menteri Kemenekraf Irene Umar tegaskan PP Tunas menjadi momentum penting untuk tingkatkan peran aktif orang tua dalam mendampingi anak di ruang digital, demi ekosistem digital yang sehat.
Gerakan Pramuka Kwarcab Temanggung aktif mendorong edukasi perlindungan anak di ranah digital. Inisiatif ini penting untuk membekali generasi muda menghadapi risiko siber yang kian kompleks.