Perlindungan Anak Digital
Berita Utama
-
batasan screen time anak Dokter Anak Sarankan Batasan Screen Time Anak, Komdigi Terapkan Aturan Baru
-
-
batas usia meta Pemprov NTB Sambut Batas Usia Pengguna Meta 16 Tahun, Perkuat Perlindungan Anak Digital
-
-
aturan gawai sekolah Pergub Keselamatan Daring Anak Jakarta Segera Terbit, Perkuat Perlindungan Digital
-
anak indonesia PP Tunas: Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital, Momentum Penting bagi Orang Tua
-
-
etika digital Pengamat UMI Soroti Kesenjangan Regulasi, Mendesak Ketegasan Pemerintah dalam Perlindungan Anak Digital
-
kolaborasi anak orang tua Kolaborasi Anak dan Orang Tua dalam Konten Medsos: Solusi Kreatif di Era PP Tunas
-
batasan gawai sekolah Pemkot Surabaya Perketat Penggunaan Gawai Anak, Lindungi Generasi dari Risiko Digital
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Nadiem Makarim dalam 'The Last Dance': Hukum Diterima dan Pembelaan Diajukan
-
Nadiem Makarim: Terima Kasih Para Pengemudi Ojol, Salam Satu Aspal
-
Sosok Andi Saputra, Hakim Beda Pendapat Dalam Sidang Vonis Nadiem Makarim
-
Perjalanan Kasus Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Kasus Korupsi Chromebook
-
Hakim Vonis Nadiem 10 Tahun dan Ganti Rugi Rp 1 Miliar Kasus Korupsi Chromebook
Berita Utama Lainnya
-
dewi rahmawati nur aulia Keberhasilan Implementasi PP Tunas: Sinergi Negara dan Keluarga Kunci Perlindungan Anak Digital
-
-
generasi emas IDAI Dukung Penuh PP Tunas: Perkuat Perlindungan Anak dari Dampak Negatif Media Sosial
-
-
-
-
-
bkkbn Pemerintah Perkuat Fungsi Keluarga dan Awasi Platform Digital Demi Perlindungan Anak Melalui PP Tunas
-
-
bahaya siber Praktisi Dukung Penuh PP Tunas Perlindungan Anak Digital, Harapkan Aturan Ketat Cegah Bahaya Siber
Implementasi PP Tunas membutuhkan edukasi inklusif dan pendekatan berbasis risiko. Para ahli menyoroti tantangan adaptasi regulasi di tengah beragamnya masyarakat dan platform digital.
Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas Perlindungan Anak akan berlaku efektif Maret 2026, menuntut kesiapan platform digital untuk melindungi anak di ruang siber.
Maret 2026 akan menjadi bulan penting dengan hadirnya Teknologi AI Grok Tesla di kendaraan, peluncuran pengalaman One Piece Netflix, kesiapan mudik Yamaha, Festival Perang Air Meranti, hingga pemberlakuan PP Tunas.
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menekankan urgensi peran aktif orang tua untuk menjaga perlindungan anak digital dari berbagai kejahatan siber, meskipun pemerintah telah menerbitkan PP Tunas.
Peringatan Hari Anak Sedunia menjadi momentum KemenPPPA dan berbagai pihak untuk memperkuat komitmen perlindungan anak digital, menghadapi risiko di dunia maya dengan regulasi dan kolaborasi. Bagaimana upaya ini dijalankan?
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti krusialnya Peran Keluarga Perlindungan Anak Digital, menyusul data mengkhawatirkan dari survei UNICEF.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengajak Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) mendukung PP Tunas demi wujudkan Perlindungan Anak Digital yang lebih aman dari ancaman siber.
Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) diapresiasi atas peran strategisnya menjembatani informasi program pemerintah ke publik, termasuk agenda prioritas dan perlindungan anak di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) menyoroti pentingnya peran orang tua sebagai garda terdepan dalam upaya Perlindungan Anak di Ruang Digital dari ancaman siber yang kian nyata.
Menkomdigi Meutya Hafid mengajak orang tua aktif di Microsite PP Tunas, sebuah wadah pengetahuan untuk melindungi anak dari konten negatif di era digital yang kian masif.