perlindungan anak digital
-
News •Pemkab Bekasi Serukan Pendidik Lindungi Anak dari Bahaya Internet, Fokus pada Perlindungan Anak DigitalPemerintah Kabupaten Bekasi meminta guru dan orang tua aktif melindungi anak dari bahaya internet melalui edukasi. Ini adalah upaya krusial untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Perlindungan Anak Digital bagi generasi mendatang.
-
News •Wamen Komdigi: PP TUNAS Tingkatkan Fitur Perlindungan Anak Digital di PlatformWakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengapresiasi dampak positif PP TUNAS dalam meningkatkan fitur perlindungan anak digital di berbagai platform, demi ruang digital aman.
-
News •Wamenkomdigi Ungkap Tantangan Implementasi PP TUNAS: Anak Palsukan Usia Akses MedsosWakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyoroti tantangan besar dalam implementasi PP TUNAS, di mana tiga dari lima anak memalsukan usia mereka untuk dapat mengakses media sosial.
-
News •Menkomdigi Meutya Hafid Minta Platform Digital Prioritaskan Perlindungan AnakMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya perlindungan anak di platform digital, menyerukan agar teknologi dirancang untuk keamanan anak, bukan sebaliknya.
-
News •Disdik Kepri Terapkan Kebijakan Larangan Ponsel di Sekolah Mulai 2027Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) akan memberlakukan kebijakan larangan ponsel di sekolah bagi siswa SMA/SMK mulai tahun 2027, mengacu pada regulasi nasional terkait perlindungan anak di ruang digital.
-
News •Danrem Ingatkan Prajurit TNI Bijak Media Sosial, Dukung PP Perlindungan AnakKomandan Korem 084/Bhaskara Jaya menekankan pentingnya prajurit TNI Bijak Media Sosial, menyeleksi ketat konten, serta mendukung Peraturan Pemerintah tentang perlindungan anak di ruang digital.
-
News •Kepatuhan PSE PP Tunas: Komdigi Beri Waktu Tiga Bulan, Google Kena TeguranPenyelenggara Sistem Elektronik (PSE) diberi tenggat waktu tiga bulan untuk memenuhi kewajiban sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Tunas, dengan Komdigi memberikan sanksi bagi yang belum mencapai kepatuhan PSE PP Tunas.
-
Politik •Bupati Jember Dukung Penuh PP Tunas untuk Perkuat Perlindungan Anak DigitalBupati Jember Muhammad Fawait menyatakan dukungan penuh terhadap PP Tunas, regulasi penting untuk perlindungan anak digital, dan siap siapkan aturan turunannya demi masa depan generasi muda.
-
News •Dokter Anak Sarankan Batasan Screen Time Anak, Komdigi Terapkan Aturan BaruDokter spesialis anak menyarankan batasan screen time anak untuk menjaga kesehatan mental dan fisik, seiring dengan diterapkannya Peraturan Menteri Komdigi terkait perlindungan anak di platform digital.
-
News •Meta Batasi Usia Pengguna di Indonesia, Terapkan Aturan Baru Perlindungan AnakRaksasa teknologi Meta kini batasi usia pengguna untuk Facebook, Instagram, dan Threads di Indonesia, menyesuaikan diri dengan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas demi perlindungan anak di platform digital.
-
News •Pemprov NTB Sambut Batas Usia Pengguna Meta 16 Tahun, Perkuat Perlindungan Anak DigitalPemerintah Provinsi NTB menyambut baik kebijakan batas usia pengguna Meta menjadi minimal 16 tahun, menegaskan komitmen perlindungan anak di ruang digital dan membangun ekosistem yang lebih sehat.
-
News •KPAI Apresiasi Komdigi Dorong Perlindungan Anak Digital, Meta Patuh PP TunasKPAI apresiasi Komdigi dorong implementasi PP Tunas demi **perlindungan anak digital**. Kepatuhan Meta membatasi akses usia 16+ jadi bukti, namun KPAI ingatkan implementasi berkelanjutan penting.
-
News •Pergub Keselamatan Daring Anak Jakarta Segera Terbit, Perkuat Perlindungan DigitalPemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menerbitkan Pergub Keselamatan Daring Anak sebagai turunan dari PP Tunas, guna memperkuat perlindungan anak di ranah digital dan membatasi akses platform bagi usia di bawah 16 tahun.
-
News •PP Tunas: Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital, Momentum Penting bagi Orang TuaPP Tunas resmi berlaku, menjadi langkah maju Komdigi dalam memperkuat perlindungan anak digital. Kebijakan ini diharapkan memberi ruang bagi orang tua untuk mendampingi anak secara bijak di era digital.
-
News •PP Tunas Perkuat Perlindungan Anak Digital, Benteng Baru Keluarga IndonesiaPeraturan Pemerintah (PP) Tunas hadir sebagai benteng tambahan untuk memperkuat fungsi perlindungan dalam pembangunan keluarga, khususnya dalam menjaga anak di ruang digital dari berbagai risiko.
-
News •Pengamat UMI Soroti Kesenjangan Regulasi, Mendesak Ketegasan Pemerintah dalam Perlindungan Anak DigitalDr. Hadawiah dari UMI Makassar menyoroti kesenjangan serius antara regulasi Perlindungan Anak Digital (PP Tunas) dan praktik di lapangan, mendesak pemerintah untuk bertindak tegas demi keselamatan generasi muda di ranah maya.
-
News •Kolaborasi Anak dan Orang Tua dalam Konten Medsos: Solusi Kreatif di Era PP TunasPsikolog anak menyarankan kolaborasi anak dan orang tua dalam konten medsos sebagai cara menjaga kreativitas anak di bawah 16 tahun, seiring berlakunya PP Tunas. Bagaimana langkah ini dapat melindungi anak di ruang digital?
-
News •Pemkot Surabaya Perketat Penggunaan Gawai Anak, Lindungi Generasi dari Risiko DigitalPemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Surat Edaran ketat tentang penggunaan gawai anak, menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas). Kebijakan ini bertujuan melindungi anak dari berbagai risiko di dunia digital yang kian kompleks.
-
Politik •Legislator Surabaya: Masa SMA Waktu Ideal untuk Penggunaan GawaiAnggota DPRD Surabaya William Wirakusuma menyatakan masa SMA adalah waktu ideal bagi pelajar untuk mulai menggunakan gawai, menyikapi pembatasan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun dan perlunya filter konten digital.
-
News •Polresta Sidoarjo Dukung PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak Digital di Ekosistem DigitalPolresta Sidoarjo menegaskan komitmennya terhadap Perlindungan Anak Digital melalui dukungan penuh terhadap PP Tunas, menciptakan ruang digital yang aman dan ramah bagi generasi muda Indonesia. Simak langkah konkretnya!