Danrem Ingatkan Prajurit TNI Bijak Media Sosial, Dukung PP Perlindungan Anak
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya menekankan pentingnya prajurit TNI Bijak Media Sosial, menyeleksi ketat konten, serta mendukung Peraturan Pemerintah tentang perlindungan anak di ruang digital.
Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, baru-baru ini menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak oleh prajurit TNI. Peringatan ini disampaikan di sela-sela acara serah terima jabatan Komandan Kodim 0827 Sumenep pada hari Senin, 28 April.
Imbauan tersebut bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat agar tidak terganggu oleh unggahan yang tidak tepat. Brigjen Kohir meminta prajurit untuk menyeleksi konten media sosial secara ketat sebelum mengunggahnya, karena hal itu akan sangat berpengaruh terhadap situasi dan kondisi di masyarakat.
Selain itu, Danrem juga menyerukan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, terkait perlindungan anak di ruang digital.
Etika Digital Prajurit dan Dampak Sosial
Brigjen TNI Kohir secara tegas mengingatkan seluruh prajurit TNI untuk selalu berhati-hati dalam berinteraksi di platform digital. Setiap unggahan konten di media sosial memiliki potensi dampak besar terhadap persepsi publik dan stabilitas sosial. Penting bagi prajurit untuk memahami konsekuensi dari setiap tindakan daring mereka.
Seleksi ketat terhadap jenis konten yang akan diunggah menjadi kunci utama dalam menjaga citra institusi TNI dan mencegah potensi konflik di masyarakat. Konten yang tidak relevan atau provokatif dapat dengan mudah memicu keresahan, merusak kepercayaan publik, serta mengganggu situasi keamanan. Oleh karena itu, prajurit harus menjadi teladan dalam beretika di dunia maya.
Peringatan ini juga mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung terciptanya ruang digital yang positif dan bertanggung jawab. Prajurit diharapkan tidak hanya menjadi pelindung di dunia nyata, tetapi juga agen positif dalam menjaga ketertiban di ranah siber. Kedewasaan dalam bermedia sosial akan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.
Dukungan Terhadap Regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital
Danrem 084/Bhaskara Jaya juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap kebijakan pemerintah, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025. Regulasi ini, yang diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, berfokus pada Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak.
Tujuan utama dari PP Nomor 17 Tahun 2025 adalah menciptakan ekosistem digital yang aman, beretika, dan ramah anak. Peraturan ini dirancang khusus untuk melindungi anak di bawah usia 16 tahun dari berbagai ancaman di ruang digital, termasuk pencegahan paparan pornografi, perjudian daring, serta eksploitasi data pribadi.
Brigjen Kohir menekankan bahwa semua pihak, termasuk prajurit TNI di berbagai tingkatan, memiliki tanggung jawab untuk mendukung implementasi peraturan ini. Dengan mendukung PP ini, TNI turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat bagi generasi muda Indonesia. Ini merupakan bagian integral dari tugas menjaga keamanan dan kesejahteraan bangsa.
Serah Terima Jabatan dan Peran Keluarga Prajurit
Dalam kesempatan yang sama, berlangsung pula acara serah terima jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0827 Sumenep. Jabatan penting ini diserahkan dari Letkol Arm Bendi Wibisono kepada pejabat baru, Letkol Inf Citra Persada. Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari rotasi tugas rutin di lingkungan TNI.
Brigjen Kohir menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letkol Arm Bendi Wibisono atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Sumenep. Kepada Letkol Inf Citra Persada, Danrem berharap agar dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas dengan baik di lingkungan yang baru. Transisi ini diharapkan berjalan mulus demi kelancaran operasional Kodim.
Selain aspek profesionalisme, Danrem juga menggarisbawahi pentingnya peran serta dukungan keluarga dalam menunjang keberhasilan tugas seorang prajurit. Dukungan moral dan psikologis dari keluarga sangat krusial untuk menjaga semangat dan fokus prajurit dalam menjalankan pengabdiannya kepada negara. Keluarga menjadi fondasi kuat bagi setiap prajurit TNI.
Sumber: AntaraNews