perlindungan anak
-
News •Menteri PPA Arifah Fauzi Desak Jaga Privasi Siswa dalam Penyelidikan Senjata SekolahMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Arifah Fauzi mendesak perlindungan privasi siswa di tengah penyelidikan penemuan ribuan senjata di sekolah swasta Kebayoran Lama, demi kenyamanan belajar mereka.
-
News •Yayasan Sekolah di Jaksel Minta Perlindungan KPAI Terkait Temuan SenjataYayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, mencari perlindungan dan pendampingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta pemerintah menyusul kasus temuan senjata di lingkungan sekolah, memastikan keselamatan siswa dan keberlangsunga
-
News •Kemkomdigi Targetkan Reaktivasi IGRS Rampung 2026 Setelah Evaluasi MenyeluruhKementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan Reaktivasi IGRS selesai pada 2026, setelah proses evaluasi menyeluruh melibatkan berbagai pihak untuk memastikan sistem klasifikasi gim ini tepat guna.
-
News •Festival Egrang Jember Perkuat Komitmen Ruang Aman Anak, Menteri PPPA Apresiasi Kolaborasi WargaMenteri PPPA menegaskan Festival Egrang Jember bukan hanya tradisi, tetapi juga motor penggerak komitmen ruang aman anak. Simak bagaimana kolaborasi ini terwujud!
-
News •Bupati Natuna Imbau Sekolah Ciptakan Lingkungan Ramah Anak dan Bebas PerundunganBupati Natuna Cen Sui Lan menyerukan seluruh sekolah untuk mewujudkan lingkungan ramah anak yang aman dari perundungan, demi kenyamanan dan perkembangan siswa.
-
News •Polisi Siapkan Pemanggilan Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape ke Anak, Ini Tahap PenyelidikannyaPolda Metro Jaya menyiapkan pemanggilan Bigmo terkait dugaan promosi vape melibatkan anak. Laporan masih dumas, jadwal belum diungkap. Ini penjelasan polisi.
-
News •Empat Anak Diperiksa dalam Kasus Bigmo, Polisi Ungkap Hal Ini
Polisi selidiki dugaan pelibatan anak pada promosi vape di Kasus Bigmo.
-
News •PBNU Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan di Pesantren, Luncurkan Gerakan "Pesantrenku Aman"PBNU melalui RMI dan SAKA berkomitmen penuh memberantas kekerasan di pesantren, meluncurkan gerakan "Pesantrenku Aman" dan standardisasi ARKAN. Simak langkah konkret PBNU untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan.
-
News •Polresta Barelang: Anak Usia 13-17 Tahun Paling Rentan Jadi Korban TPPO BatamUnit PPA Polresta Barelang menyoroti anak usia 13-17 tahun sebagai kelompok rentan TPPO Batam. Modus tawaran gaji tinggi jadi pemicu eksploitasi.
-
News •DPR Desak Negara Pulihkan Trauma Anak Korban Pengeroyokan di Bali, Soroti Keadilan HukumAnggota DPR Rieke Diah Pitaloka mendesak negara untuk memulihkan trauma anak korban pengeroyokan di Tabanan, Bali, sekaligus menuntut keadilan hukum atas insiden tersebut.
-
News •Menteri PPPA Perkuat Komitmen Perlindungan Anak di Bantar Gebang Jelang HAN 2026Menjelang Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi berdialog dengan anak-anak Bantar Gebang, menegaskan komitmen pemerintah dalam Perlindungan Anak dan pemenuhan hak-hak dasar mereka.
-
News •DPR Desak Pemerintah Jamin Pemulihan Korban Rudapaksa Sampang secara KomprehensifAnggota DPR RI mendesak pemerintah menjamin pemulihan korban rudapaksa di Sampang, Jawa Timur, menekankan pentingnya pendampingan komprehensif dan perlindungan identitas korban.
-
News •Menko PMK Dorong Tujuh Langkah Ciptakan Ruang Aman Pesantren Bebas KekerasanMenko PMK Pratikno mengampanyekan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) dengan tujuh langkah konkret guna mewujudkan Ruang Aman Pesantren dari kekerasan, serta adaptasi teknologi.
-
News •MPR Dorong Kolaborasi Atasi Darurat Kesehatan Mental Anak, Data Kemenkes dan Polri MengkhawatirkanWakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyerukan **kolaborasi atasi darurat kesehatan mental anak** di Indonesia, menyusul data mengejutkan dari Kementerian Kesehatan dan Polri mengenai peningkatan kasus depresi dan bunuh diri pada anak.
-
News •KemenPPPA Tekankan Pemulihan Korban Kekerasan Melalui Pemberdayaan BerkelanjutanWakil Menteri KemenPPPA Veronica Tan menegaskan layanan perlindungan korban kekerasan harus fokus pada pemulihan dan pemberdayaan agar korban mampu mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik.
-
News •Makassar Gencarkan Edukasi PP Tunas, Pastikan Anak Siap BermedsosPemerintah Kota Makassar melalui Diskominfo gencar sosialisasikan PP Tunas. Tujuannya memastikan anak siap mental dan psikologis sebelum bermedsos, melindungi mereka dari bahaya digital.
-
Politik •Visi Prabowo untuk Anak Indonesia 2045: Cerdas, Sehat, dan Berdaya Saing GlobalPresiden Prabowo Subianto memiliki visi besar untuk Anak Indonesia 2045, menciptakan generasi cerdas dan sehat yang mampu bersaing global. Berbagai program strategis telah digulirkan, termasuk perlindungan digital dan peningkatan kualitas pendidikan.
-
News •KemenPPPA Ajak Perempuan Aktif Perkuat Perlindungan Anak di Pendidikan KeagamaanMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Arifah Fauzi mengajak perempuan berperan aktif dalam memperkuat Perlindungan Anak di Pendidikan Keagamaan, menyikapi tantangan kekerasan yang marak terjadi dan pentingnya ketahanan keluarga.
-
News •KPPPA Pastikan Anak Korban Pembakaran Ijazah di Lombok Barat Bisa Lanjutkan PendidikanKemen PPPA Pastikan Anak Ijazah Dibakar di Lombok Barat dapat melanjutkan pendidikan, menyoroti kompleksitas permasalahan perkawinan anak dan budaya lokal yang membelenggu di NTB.
-
News •Menkomdigi Apresiasi ICEC 2026, Soroti Urgensi Perlindungan Anak di Era DigitalMenkomdigi Meutya Viada Hafid mengapresiasi forum ICEC 2026 yang menyoroti urgensi Perlindungan Anak di Era Digital dari ancaman siber dan konten berbahaya, demi masa depan generasi muda.