Dinobatkan Jadi Paku Buwono XIV, ini Respons KGPH Mangkubumi
Kabar penobatan Mangkubumi menjadi Raja Surakarta disampaikan oleh GRAy Koes Moertiyah Wandansari alias Gusti Moeng.
KGPH Mangkubumi enggan memberikan tanggapan setelah keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menobatkan dirinya sebagai raja yang baru Paku Buwono XIV. Namun ia meminta doa dan dukungan kepada masyarakat.
"Tunggu saja nggih, karena saya juga belum istirahat dari pagi sekali. Belum makan, belum apa-apa. Ini saya tak izin istirahat dulu," ujar pria yang juga bernama Hangabehi, usai mengikuti rapat keluarga besar Keraton Surakarta, Kamis (13/11).
"Nanti pokoknya tunggu saja, yang sabar, mohon doa dan support-nya," sambungnya.
Kabar penobatan Mangkubumi menjadi Raja Surakarta pengganti PB XIII yang wafat, Minggu (2/11) lalu disampaikan oleh GRAy Koes Moertiyah Wandansari alias Gusti Moeng kepada awak media seusai mengikuti rapat. Mangkubumi lagi-lagi meminta awak media bersabar terkait hal itu.
"Pokoknya nanti tunggu saja. Pokoknya nanti secepatnya akan ada pemberitaan dari Keraton," ungkapnya.
Semua untuk Kemajuan dan Kebaikan Keraton Surakarta
Soal langkah selanjutnya, Mangkubumi menegaskan jika langkah yang akan dilakukan hanya untuk kemajuan dan kebaikan Keraton Surakarta.
"Apa ya langkahnya. Ya untuk keraton, enggak ada yang lain. Untuk kelangsungan keraton," ucapnya.
Disinggung terkait acara Jumenengan KGPH Purboyo menjadi PB XIV Sabtu nanti, Mangkubumi kembali meminta wartawan bersabar.
"Ah cuma gini, sabar dulu saja, tunggu saja," tandasnya.
Disinggung soal kemungkinan adanya dualisme kepemimpinan di Keraton Kasunan Surakarta, Mangkubumi tak menjawab tegas.
"Saya belum bisa menjawab, pokoknya sabar dulu. Minta support dan doanya. Yang penting kelangsungan keraton berjalan lebih baik," pungkasnya.