Penjelasan KGPH Mangkubumi Dituduh Berkhianat
KGPH Mangkubumi dituduh telah mengkhianati adiknya KGPH Purboyo dalam suksesi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
KGPH Mangkubumi atau Hangabehi yang baru dinobatkan sebagai Paku Buwono XIV (PB XIV Hangabehi) membantah tuduhan kakaknya, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani.
Ia dituduh telah mengkhianati adiknya KGPH Purboyo dalam suksesi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Pihaknya pun menyampaikan klarifikasi resmi atas pernyataan GKR Timoer yang menuding adanya pengingkaran kesepakatan keluarga dalam proses penetapan raja pasca wafatnya PB XIII.
Tak Pernah Ada Rembug Keluarga Sebelum Pengukuhan
KGPH Mangkubumi menegaskan bahwa sejak tanggal 5 November 2025 hingga malam 12 November 2025, termasuk komunikasi yang disebut melibatkan Gusti Purboyo, belum ada rembug lanjutan keluarga yang membahas, atau menyepakati apapun.
"Dengan demikian, klaim bahwa telah terjadi kesepakatan sebelumnya tidak benar dan tidak memiliki dasar," ujar dia, Jumat (14/11).
Tak Pernah Tahu Isi Wasiat Pakubuwono XIII
Hingga saat ini, KGPH Mangkubumi menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah diberi tahu isi wasiat PB XIII, baik secara lisan maupun tertulis.
Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan yang dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wali Kota Surakarta Respati Ardi di kamar Nyonya bukan pembahasan suksesi, melainkan koordinasi teknis prosesi pemakaman PB XIII.
"Tidak ada agenda, pembahasan, atau kesepakatan mengenai penetapan PB XIV dalam pertemuan tersebut," jelasnya.
KGPH Mangkubumi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam forum apa pun yang disebut sebagai 'keluarga inti'.
Ia bahkan telah menanyakan langsung kepada adik kandungnya, Gusti Putri Purnaningrum, yang sejak awal mendampingi almarhum PB XIII hingga wafat, dan ternyata tidak pernah diajak bicara mengenai transisi PB XIII–PB XIV.
"Bahkan dalam pertemuan dengan Wakil Presiden, Gubernur, dan Wali Kota di kamar Nyonya, Gusti Putri, saya tidak dilibatkan," tandasnya.
Mangkubumi juga mempertanyakan, siapa yang dimaksud keluarga inti.
"Saya saja sebagai putra dalem tidak pernah dilibatkan, apalagi diberi tahu," katanya.
Pengukuhan Dilakukan dengan Mekanisme Adat yang Sah
Ditambahkan Mangkubumi, pengukuhan dirinya sebagai PB XIV merupakan hasil rembug sah satu-satunya yang melibatkan trah PB II hongga PB XIII, putra-putri PB XII dan PB XIII, serta abdidalem.
"Keputusan tersebut merupakan mufakat resmi, sesuai adat dan paugeran Karaton Surakarta Hadiningrat," katanya lagi.
Keraton Surakarta Hadiningrat, lanjut Mangkubumi, berharap klarifikasi ini memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai proses pengukuhan dirinya sebagai PB XIV, serta menegaskan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan secara tertib menurut adat, musyawarah, dan kesepakatan keluarga besar trah dinasti.
Untuk diketahui, pada hari Kamis, 13 November 2025, KGPH Hangabehi dikukuhkan sebagai Paku Buwono XIV (PB XIV Hangabehi) oleh keluarga besar Keraton saat rapat di Sasana Handrawina.