Dua Raja Surakarta Sama-Sama Gelar Kirab Pusaka 1 Suro di Hari yang Sama
Kirab pusaka merupakan bagian tradisi adat dan budaya yang telah berlangsung turun-temurun di lingkungan Keraton Surakarta.
Malam 1 Suro tahun ini Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali berpotensi mengalami dualisme. Dua kubu, Paku Buwono XIV Purboyo dan Paku Buwono XIV Hangabehi, dijadwalkan menggelar kirab pusaka pada hari yang sama, Selasa (16/6) malam.
Kirab pusaka merupakan bagian tradisi adat dan budaya yang telah berlangsung turun-temurun di lingkungan Keraton Surakarta.
Imbauan Hindari Dualisme Acara
Pengageng Sasana Wilapa dari PB XIV Purboyo, GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani mengimbau agar tidak ada pihak yang membuat acara tandingan.
"Kami berharap tidak ada pihak-pihak tertentu yang menyelenggarakan kegiatan tandingan atau menciptakan dualisme acara yang berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat serta mengurangi nilai adat leluhur budaya dan kesakralan Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro," ujar Rumbay kepada awak media di Kori Talang Paten, Keraton Surakarta, Selasa (9/6).
Menurut Rumbai, masyarakat sudah mengetahui pihak-pihak yang sejak era Susuhunan Pakubuwana XIII konsisten menyelenggarakan acara tandingan.
"Tindakan tersebut tidak hanya menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, tetapi juga berpotensi merongrong marwah, kewibawaan, legitimasi adat, serta keluhuran budaya Keraton Surakarta Hadiningrat yang telah diwariskan secara turun-temurun," jelas dia.
Dia juga meminta agar praktik dualisme tidak kembali terjadi dalam Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro yang diselenggarakan atas perintah Sri Susuhunan Paku Buwono XIV Purboyo.
"Demi menjaga kesakralan tradisi, ketertiban pelaksanaan adat, dan kehormatan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat," kata dia.
Rumbai menegaskan, kirab 1 Suro bukan sekadar seremoni budaya.
"Hajad Dalem Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro bukan sekadar seremoni budaya, melainkan manifestasi dari warisan spiritual, filosofi, dan nilai-nilai luhur yang telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat," ujar dia.
Rute Kirab PB XIV Purboyo Tetap Sama, Ada 5 Kerbau Bule
Pengageng Paran Porokarso Keraton Solo, KPAA Nur Wijoyo Adiningrat, merinci teknis pelaksanaan kirab dari kubu PB XIV Purboyo.
Untuk kirab malam 1 Suro ada lima kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah atau pembuka jalan.
"Untuk rute sama seperti biasa dari tahun ke tahun sama. Dari sini (keraton) ke arah Telkom, kanan lurus sampai Baturono kanan, kanan perempatan Gading ke kanan, Slamet Riyadi kanan lagi, masuk ke keraton," jelas KPPA Nur Wijoyo.
Sebelum kirab dimulai, Keraton juga akan melaksanakan wilujengan dan doa keselamatan.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kubu Paku Buwono XIV Hangabehi terkait detail pelaksanaan kirab mereka pada malam yang sama.