Sorot
{{caption}}
Menhaj Bocorkan Kuota Haji Indonesia 2027

{{caption}}
6 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Kebakaran di Kemayoran

{{caption}}
5 Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang Depan Kampus Unpad Jatinangor

{{caption}}
Seskab Teddy Jawab Kritik soal Rombongan Prabowo ke Luar Negeri

{{caption}}
Teddy Bela Prabowo: Salah Besar Kunjungan Luar Negeri Dibilang Gagah-gagahan

{{caption}}
Seskab Teddy Jelaskan Biaya Perjalanan Dinas Luar Negeri Prabowo

Topik Terkait
{{caption}}
Lembaga Tegaskan Penetapan Nama PB XIV Oleh PN Solo tak Terkait Kepemimpinan Keraton Surakarta

Hal tersebut menyusul penetapan Pengadilan Negeri Surakarta (PN Solo) terkait perubahan nama KGPH Purboyo menjadi Paku Buwono Empat Belas) (PB XIV).

{{caption}}
Lembaga Dewan Adat Sambut Baik KGPA Tedjowulan Ditunjuk Sebagai Plt Keraton

Bentuk nyata kehadiran negara melalui Kementerian Kebudayaan dalam menjaga warisan sejarah dan kebudayaan bangsa.

{{caption}}
Kemenbud Fasilitasi Dialog Keluarga, Dorong Pelestarian Keraton Solo sebagai Cagar Budaya Nasional

Kementerian Kebudayaan memfasilitasi dialog keluarga Keraton Solo pasca-berpulangnya PB XIII, mendorong pelestarian cagar budaya dan keberlanjutan tradisi penting bangsa.

{{caption}}
Kemenbud Fasilitasi Dialog Keluarga, Dorong Pelestarian Keraton Solo sebagai Cagar Budaya Nasional

Kementerian Kebudayaan memfasilitasi dialog keluarga Keraton Solo pasca-berpulangnya PB XIII, mendorong pelestarian cagar budaya dan keberlanjutan tradisi penting bangsa.

{{caption}}
DPRD Ungkap Usulan Daerah Istimewa Solo Sudah Muncul Sejak 2019

DPRD belum menerima usulan resmi mengenai Solo untuk dijadikan Provinsi Surakarta atau Daerah Istimewa Surakarta.

{{caption}}
Analisis Untung Rugi jika Solo kembali jadi Daerah Istimewa

Usulan itu sempat jadi pembahasan saat rapat Komisi II DPR dan Kemendagri.

{{caption}}
Grebeg Besar Keraton Surakarta Digelar Meriah, 2 Gunungan Jadi Rebutan Warga

Keraton Surakarta menggelar Grebeg Besar Dal 1959 dengan kirab dua gunungan yang diperebutkan warga usai didoakan di Masjid Agung.

{{caption}}
Keraton Surakarta Gelar Grebeg Besar Setelah Iduladha, 2 Gunungan Disiapkan

Grebeg Besar merupakan tradisi turun-temurun Keraton dalam memperingati Iduladha.

{{caption}}
Polemik Raja Kembar Solo, Adik PB XIII Tantang Purboyo Tes DNA

Tes DNA tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri polemik tentang siapa yang berhak mewarisi tahta di Keraton Surakarta paska wafatnya PB XIII, 2 November 2025.

{{caption}}
Ambruk 7 Tahun Lalu, Tembok Ndalem Prabuwinatan Keraton Surakarta Mulai Diperbaiki

Menurut Pakoenegoro, pihaknya menerima surat permohonan izin perbaikan dari Krisnina Akbar Tanjung.

{{caption}}
Menteri Fadli Zon Singgung Absennya PB XIV Purboyo di Acara Halal Bihalal

Menurut Menteri Kebudayaan Fadli Zon, semua pihak diundang di acara halal bihalal.

{{caption}}
PB XIV Purboyo Gelar Halal Bihalal di Keraton Solo, Dibuka untuk Umum

PB XIV Purboyo menggelar halal bihalal di Keraton Solo. Acara dihadiri keluarga keraton dan dibuka untuk masyarakat umum.

{{caption}}
Tolak Penunjukan Tedjowulan Sebagai Plt Raja, Purboyo Ajukan Keberatan ke Menbud Fadli Zon

Pihak lain menyayangkan adanya penyerahan SK tersebut tanpa adanya pembicaraan terlebih dahulu.

{{caption}}
Raja ‘Kembar’ Keraton Solo Tak Lagi Salat Jumat Bersama di Masjid Agung

Dua Raja Kembar Keraton Surakarta tak lagi salat Jumat bersama. PB XIV Mangkubumi berpindah ke Masjid Laweyan, sementara Purboyo tetap di Masjid Agung.

{{caption}}
Menteri Fadli Zon Sayangkan Kubu PB XIV Purboyo CS Absen Peresmian Panggung Sanggabuwana

mengaku telah mengajak dan mengundang semua pihak yang berseteru di keraton untuk bertemu di Jakarta maupun pada acara Selasa malam di keraton.

{{caption}}
Keraton Surakarta Gelar Gladi Bersih Penarikan Kereta Jenazah Pakubuwono XIII

Keraton Surakarta pun menggelar gladi bersih, khususnya untuk kereta jenazah.

{{caption}}
Masih Berduka, Keraton Surakarta Belum Pikirkan Sosok Pengganti Paku Buwono XIII

Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger, salah satu adik PB XIII mengatakan suksesi belum dilakukan karena keluarga keraton masih dalam suasana berduka.

{{caption}}
Melihat Perayaan Sekaten dan Maulid Nabi di Keraton Surakarta Tahun 1912, Warga yang Ingin Nonton Wajib Ucapkan Kalimat Syahadat

Acara Grebeg Maulud digelar setiap tahun. Setiap perayaan itu menyimpan momen sejarahnya masing-masing.