PB XIV Purboyo Gelar Halal Bihalal di Keraton Solo, Dibuka untuk Umum

PB XIV Purboyo menggelar halal bihalal di Keraton Solo. Acara dihadiri keluarga keraton dan dibuka untuk masyarakat umum.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
PB XIV Purboyo Gelar Halal Bihalal di Keraton Solo, Dibuka untuk Umum
PB XIV Purboyo Gelar Halal Bihalal di Keraton Solo, Dibuka untuk Umum (Merdeka.com)

Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwono XIV Purboyo, menggelar acara halal bihalal di kompleks keraton, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Sasana Narendra dan dihadiri keluarga besar keraton serta masyarakat umum.

Acara silaturahmi pasca-Idulfitri itu dihadiri sejumlah tokoh keluarga, di antaranya GKR Paku Buwono, putra-putri Paku Buwono XII, serta kerabat dan abdi dalem.

Dalam prosesi tersebut, Purboyo tampak duduk didampingi ibunya, GKR Paku Buwono.

Rangkaian acara diisi dengan prosesi sungkeman atau ngabekten, yang dimulai dari anggota keluarga tertua.

Para kerabat secara bergiliran menghampiri raja untuk bersalaman dan menyampaikan penghormatan.

"Jadi ini kegiatan ngabekten atau sungkeman atau biasa masyarakat umum menyebutnya open house. Sebetulnya ini kegiatan rutin jejak Sinuhun Paku Buwono XIII dan dilestarikan beliau Sinuhun Paku Buwono XIV," ujar juru bicara PB XIV Purboyo, KPA Singonegoro.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin bersilaturahmi langsung dengan raja dan keluarga keraton.

"Untuk kali ini memang kita buka untuk umum. Seperti yang kita lihat banyak masyarakat yang hadir pada kegiatan ini," pungkasnya.

Pada waktu yang hampir bersamaan, acara halal bihalal juga diselenggarakan oleh Panembahan Agung Tedjowulan di Sasana Handrawina. Kegiatan tersebut turut dihadiri PB XIV Hangabehi serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Acara ini mengundang keluarga besar Keraton Surakarta, termasuk keturunan Paku Buwono XII dan XIII.

Juru bicara Panembahan Agung, Kangjeng Pakoenegoro, menyampaikan harapan agar momentum tersebut dapat mempererat hubungan internal keluarga keraton.

"Ini sesuai mandat Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2026," jelas Pakoenegoro.

Selain menghadiri kegiatan tersebut, Menteri Kebudayaan juga dijadwalkan meninjau kondisi keraton, termasuk area Keraton Kilen yang sebelumnya telah dibersihkan dan mulai dilakukan pendataan aset budaya.

"Seusai Halal bi Halal, Bapak Fadli Zon akan melihat langsung kondisi Keraton Kilen, yang pada awal Ramadhan telah kita bersihkan lingkungannya dan mulai dilakukan pencatatan terhadap kekayaan budaya keraton di Keraton Kilen," paparnya.

Rekomendasi