Absennya kubu Paku Buwono XIV Purboyo dan para pendukungnya saat acara Keraton Surakarta disayangkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Purboyo dan pendukungnya tak hanya absen pada acara peresmian Panggung Sanggabuwana, Selasa (16/12) malam, namun juga saat diundang Fadli Zon ke Jakarta, Sabtu (13/12) pekan lalu.
Fadli mengaku telah mengajak dan mengundang semua pihak yang berseteru di keraton untuk bertemu di Jakarta maupun pada acara Selasa malam di keraton.
"Kita harapkan sebenarnya semua pihak. Tapi kalau ada pihak yang enggak mau datang untuk undangan dialog saja bagaimana?" ujar Fadli Zon seusai acara peresmian Panggung Sanggabuwana, Surakarta, Selasa (16/12) malam.
Fadli mengatakan, ketidakhadiran kubu PB XIV Purboyo akan menjadi catatan di Kementerian Kebudayaan.
"Kami juga kemarin setelah 40 hari sudah mengundang semua pihak. Tapi sayangnya memang tidak semua hadir. Memang itu hak yang bersangkutan, tapi tentu kita sayangkan karena itu menjadi catatan kami juga," ungkapnya.
Advertisement
Turun Tangan Atasi Konflik
Menbud menilai, kehadiran seluruh keluarga keraton menjadi bentuk penghormatan kepada pemerintah.
Namun, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan turun tangan dalam menangani konflik Keraton Surakarta.
"Kehadiran mereka penghormatan juga kepada kehadiran pemerintah. Kedepan kita akan mengambil satu langkah yang dianggap perlu dalam rangka untuk membuat situasi yang lebih kondusif," ungkapnya.
Dikatakan Fadli, pihaknya berharap keluarga besar Keraton Surakarta bisa menyelesaikan dualisme kepemimpinan secara kekeluargaan. Sehingga suasana kondusif akan tercipta.
"Kita harapkan keluarga besar keraton menciptakan kondisi yang kondusif. Jangan sampai juga nanti ada hal-hal yang bisa merusak cagar budaya dan membuat situasi kekisruhan yang tidak perlu. Tentu seperti harapan dari presiden selama ini menciptakan kesejukan. Ini kan institusi yang bersejarah yang menjadi saksi perjalanan budaya dan peradaban di Tanah Jawa dan di Nusantara," ungkapnya.
Dikatakannya, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mengadakan pertemuan kedua kubu.
"Mungkin nanti, kan kemarin itu keduanya. Nanti kita lihat," pungkasnya.