Menteri Fadli Zon Singgung Absennya PB XIV Purboyo di Acara Halal Bihalal

Menurut Menteri Kebudayaan Fadli Zon, semua pihak diundang di acara halal bihalal.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Menteri Fadli Zon Singgung Absennya PB XIV Purboyo di Acara Halal Bihalal
Menteri Fadli Zon Singgung Absennya PB XIV Purboyo di Acara Halal Bihalal (Merdeka.com)

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menghadiri acara Halal Bihalal keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, di Sasana Handrawina, Kamis (26/3). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Pelaksana Keraton Surakarta, KGPH PA Tedjowulan.

Selain Fadli Zon, hadir juga Paku Buwono XIV Mangkubumi, Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) GRAy Koes Murtiyah atau Gusti Moeng serta kerabat putra putri PB XII dan PB XIII. Namun, PB XIV Purboyo serta para pendukungnya tak terlihat dalam acara tersebut.

Fadli Zon dan rombongan kementerian masuk keraton melalui pintu timur atau Museum Keraton sekitar pukul 12.30 WIB.

Didampingi Gusti Moeng dan PB XIV Mangkubumi, ia langsung meninjau museum dan membeli tiket masuk untuk dijadikan koleksi. Ia juga meninjau bagian dalam museum  yang belum tersentuh revitalisasi.

Setelahya, Fadli Zon menuju Sasana Handrawina dan disambut oleh KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, para Sentono dan ratusan abdi dalem. Menteri Fadli Zon, Tedjowulan, Mangkubumi dan Gusti Moeng kemudian menyalami para hadirin.

Ketidakhadiran PB XIV Purboyo Disinggung

PB XIV Purboyo Gelar Halal Bihalal di Keraton Solo, Dibuka untuk Umum
PB XIV Purboyo Gelar Halal Bihalal di Keraton Solo, Dibuka untuk Umum Merdeka.com

Pada kesempatan tersebut Fadli Zon juga menyinggung ketidakhadiran Purboyo dan kerabat. Ia meyakini penyelenggara acara halal bihalal sudah mengundang putra bungsu PB XIII.

"Sudah diundang, pasti diundang, semua diundang," ucapnya.

Fadli Zon mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga dihadiri oleh keturunan dari Amangkurat I hingga keturunan Paku Buwono XIII.

Politisi Gerindra berharap hari raya Idul Fitri bisa menjadi momentum kerukunan di Keraton Surakarta.

"Jadi yang hadir ini ada yang dari keturunan Amangkurat dan Paku Buwono VI, Amangkurat I, II sampai yang terakhir yang ke-XIII. Harapan kita silaturahmi ini dalam suasana Idul Fitri sebagaimana disampaikan oleh Panembahan Agung tadi, menjadi momentum untuk kerukunan, keguyuban. Bagi kami upaya untuk merevitalisasi keraton ini didukung oleh semua pihak," ungkapnya.

Juru bicara Panembahan Agung Kangjeng Prof. (HC) Dr. (HC) Candra Malik Pakoenegoro menyampaikan, Tedjowulan mengharapkan Halal bi Halal dapat menjadi momentum yang baik dan tepat untuk mengajak seluruh anggota keluarga besar keraton kembali rukun, akur, dan kompak untuk melindungi, mengembangkan, dan/atau memanfaatkan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.

"Ini sesuai mandat Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2026," jelas Pakoenegoro.

Rekomendasi