Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah membuka opsi untuk memangkas anggaran pertahanan dan kepolisian apabila kondisi fiskal dan target defisit anggaran mengalami tekanan.
Namun demikian, Purbaya mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan untuk mengalihkan sebagian anggaran pertahanan dan kepolisian.
"Belum. Tapi begini, hitungan anggaran posnya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas," kata Purbaya usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (21/7).
Purbaya menekankan bahwa kondisi tersebut belum akan terjadi dalam waktu dekat. Menurutnya, kondisi keuangan negara saat ini masih dalam kondisi aman.
"Tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup," tegasnya.
Advertisement
Penghematan Anggaran
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah akan menghemat anggaran guna menghilangkan kemiskinan dan kelaparan di Indonesia. Apabila diperlukan, Presiden Prabowo siap memangkas anggaran pertahanan dan kepolisian.
"Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien, bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Presiden Prabowo saat Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).