Setop Impor BBM, Pemerintah Pacu Proyek Energi Surya 100 GWp

PLTS 100 GWp dalam kurun waktu tiga tahun menjadi pijakan penting untuk melepaskan ketergantungan dari energi impor.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Setop Impor BBM, Pemerintah Pacu Proyek Energi Surya 100 GWp
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas mencapai 100 Giga Watt peak (GWp) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.Salah satunya PLTS berkapasitas 1 MWp di Pulau Sembur, Batam, Kepulauan Riau,

PLN Indonesia Power berkomitmen mempercepat pengembangan energi surya nasional melalui Program PLTS 100 GWp. Langkah strategis ini diwujudkan lewat pengembangan portofolio energi terbarukan guna memperkuat ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

Momentum tersebut ditandai dengan acara Launching & Groundbreaking Program PLTS 100 GWp yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Hadir mendampingi Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia beserta jajaran pejabat terkait.

Dalam portofolionya, PLN Indonesia Power tengah menggarap sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga surya bersama mitra strategis. Proyek-proyek tersebut mencakup PLTS Terapung Gajah Mungkur berkapasitas 134,2 MWp, PLTS Terapung Saguling 92 MWp, PLTS Pasuruan 132 MWp, serta PLTS Banyuwangi 132 MWp. Keberadaan deretan proyek ini kian memperkokoh sebaran pembangkit berbasis energi surya di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan PLTS 100 GWp dalam kurun waktu tiga tahun menjadi pijakan penting untuk melepaskan ketergantungan dari energi impor.

"Program PLTS berkapasitas 100 GWp merupakan langkah besar untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi Indonesia. Target ini akan kita bangun dalam waktu sekitar tiga tahun dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan dalam negeri, termasuk tenaga surya dan panas bumi. Kita ingin membuktikan bahwa Indonesia mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri, mengurangi ketergantungan pada energi impor, serta mengelola seluruh sumber daya energi secara efektif dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Senada dengan hal tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memaparkan besarnya dampak ekonomi dan lingkungan yang dihasilkan dari percepatan program energi bersih ini.

"Hari ini kita mempercepat implementasi program PLTS 100 GW. Total investasinya sekitar US$73 miliar atau Rp1.120 triliun, yang berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi hingga 120 juta ton CO₂ per tahun. Program ini akan kita laksanakan secara masif dalam tiga tahun, sekaligus mendorong penggunaan energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM,” tutur Bahlil.

Kesiapan PLN Indonesia Power

Pemanfaatan Tenaga Surya Sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif
Teknisi melakukan perawatan panel pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di atap Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (6/8/2019). PLTS atap yang dibangun sejak 8 bulan lalu ini mampu menampung daya hingga 20.000 watt. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Menanggapi target besar pemerintah, Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengambil peran aktif. Menurutnya, keberhasilan proyek ini tidak hanya bertumpu pada penambahan kapasitas, tetapi juga pada penguatan kapabilitas, inovasi teknologi, dan kolaborasi yang solid.

"PLN Indonesia Power berkomitmen mengambil peran strategis dalam mendukung percepatan Program PLTS 100 GWp melalui pengembangan portofolio energi surya yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan. Dengan pengalaman, kapabilitas, serta kolaborasi bersama mitra strategis, kami siap mengoptimalkan potensi energi surya di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memastikan pengembangannya memberikan nilai tambah bagi sistem ketenagalistrikan dan mendukung tercapainya ketahanan energi nasional," ujar Bernadus.

Lewat penguatan kapabilitas dan kerja sama strategis ini, PLN Indonesia Power optimistis mampu menghadirkan pasokan energi yang andal, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi kinerja PLN dan pembangunan nasional.

Rekomendasi