Di Tengah Panasnya Dualisme Raja, Purboyo Beri Kenaikan Gelar 3 Kerabat Keraton Surakarta

Ketiga orang tersebut adalah dua paman Purboyo, yakni KGPH Dipokusumo dan KGPH Benowo, dan kakaknya yakni GKR Timoer Rumbay Kusumo Dewayan.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Di Tengah Panasnya Dualisme Raja, Purboyo Beri Kenaikan Gelar 3 Kerabat Keraton Surakarta
Isi dan Makna 3 Janji PB XIV Purboyo Usai Dinobatkan Sebagai Raja Surakarta (istimewa)

Di tengah dualisme kepemimpinan di Keraton Surakarta, KGPH Purboyo atau KGPAA Hamangkunegoro yang menjadi 'raja kembar' Paku Buwono XIV, memberikan kenaikan gelar untuk tiga kerabat penting Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Ketiga orang tersebut adalah dua paman Purboyo, yakni KGPH Dipokusumo dan KGPH Benowo. Satunya lagi kakak Purboyo, GKR Timoer Rumbay Kusumo Dewayan.

"Itu memberikan menaikkan gelar kehormatan kami. Dari yang laki-lakinya itu Gusti Benowo dan Gusti Dipokusumo. Yang Gusti Benowo sama Gusti Dipo itu mendapatkan kenaikan menjadi Kanjeng Gusti Pangeran Adipati (KGPA) Panembahan," ujar Timoer Rumbay melalui sambungan telepon, Senin (17/11).

"Dua-duanya sama. Nah, kemudian kemudian kalau yang saya itu kan karena saya sudah GKR, Gusti Kanjeng Ratu, nah, saya istilahnya lebih disepuhkan lagi itu jadi GKR Panembahan Timoer," imbuhnya.

Putri PB XIII Lainnya juga Mendapatkan Kenaikan Gelar

Selain Dipokusumo, Benowo dan dirinya, putri PB XIII lainnya juga mendapatkan kenaikan gelar. GRAy Devi Lelyana Dewi dan GRAy Dewi Ratih Widyasari naik gelar menjadi Gusti Kanjeng Ratu (GKR). Timoer juga menyampaikan makna gelar panembahan yang diberikan raja baru Surakarta itu.

"Karena saya kan anak tertua. Walaupun beliaunya raja tapi beliau menghormati saya sebagai suhnya, suhnya adik-adiknya," katanya.

Lanjut Timoer, pemberian kenaikan gelar tersebut merupakan inisiatif dari Purboyo. Selain keluarga inti tersebut, tidak ada unsur lainnya atau abdi dalem yang diberikan kenaikan gelar.

"Itu murni keinginan atau sabdanya raja itu sendiri," katanya.

Pertimbangan Kenaikan Gelar

Dikatakan Timoer, pemberian kenaikan gelar dikarenakan sejumlah pertimbangan. Di antaranya Sinuhun tersentuh dengan perjuangan-perjuangan yang dilakukan untuk mendudukkan dirinya sebagai raja.

"Bagaimanapun kami sudah berjuang untuk merangkul semuanya. Walaupun mungkin ada satu-satu, satu dua yang terkejar atau ada beberapa orang yang akhirnya tidak bisa kami merangkul ya. Tapi menurut beliau tahu bagaimana perjuangan kami untuk itu," ungkapnya.

"Karena kan beliaunya putra bungsu nggih, jadi melihat lebih ini, lebih menempatkan kami tidak, karena kan namanya raja itu kan pasti lebih tinggi gitu. Dia dia ingin menempatkan kami juga terhormat gitu," pungkasnya.

Rekomendasi