Polda Sulteng Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 2 Ton Beras Jelang Idul Fitri 1447 H
Polda Sulteng kembali menggelar Gerakan Pangan Murah, menyediakan 2 ton beras dan bahan pokok lain untuk membantu masyarakat mendapatkan harga terjangkau menjelang Idul Fitri 1447 H.
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Markas Komando (Mako) Polda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Jumat (13/3). Inisiatif ini hadir untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program GPM ini secara khusus menyediakan dua ton beras, di samping bahan pokok esensial lainnya, demi meringankan beban ekonomi masyarakat. Tujuannya adalah menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di pasar. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Gerakan Pangan Murah yang digelar Polda Sulteng ini juga merupakan bagian dari peluncuran program GPM Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Hal ini menegaskan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan dan ketertiban. Namun juga dalam mendukung ketersediaan pangan yang stabil dan terjangkau bagi semua.
Upaya Polri Jaga Stabilitas Harga Pangan
Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Fokus utamanya adalah menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. "Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di pasar,” ujarnya.
Inisiatif Gerakan Pangan Murah ini mencerminkan kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama saat hari besar keagamaan. Periode ini seringkali diwarnai dengan lonjakan harga bahan pokok. Kehadiran program ini diharapkan dapat menekan laju inflasi dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian krusial dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Program ini menjaga stabilitas pasokan serta harga bahan pokok di tengah masyarakat secara luas. Dengan demikian, Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pilar pendukung kesejahteraan sosial.
Rincian Bahan Pokok dan Lokasi Penjualan
Dalam Gerakan Pangan Murah Polda Sulteng ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai bahan pokok penting dengan harga subsidi. Selain dua ton beras yang dijual seharga Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram, tersedia juga 250 kilogram gula. Gula tersebut ditawarkan dengan harga Rp17 ribu per kilogram, memberikan alternatif yang lebih hemat bagi keluarga.
Tidak hanya itu, Polda Sulteng juga menyediakan minyak goreng merek MinyaKita sebanyak 600 liter. Minyak goreng ini dijual dengan harga Rp15 ribu per liter, jauh di bawah harga pasar pada umumnya. Ketersediaan bahan pokok ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan lebih mudah dan ekonomis.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini berlokasi strategis di halaman Markas Komando (Mako) Polda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta. Tepatnya di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, memudahkan akses bagi warga. Lokasi yang mudah dijangkau ini memastikan program dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan.
Komitmen Polri untuk Ketahanan Pangan Nasional
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai aspek. Komitmen ini tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban umum, tetapi juga meluas pada dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Ini menunjukkan peran Polri yang semakin multidimensional dalam pembangunan bangsa.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu wujud nyata dari sinergi antara Polri dan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Program ini juga mendukung kesejahteraan rakyat, khususnya menjelang momen-momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri. Upaya ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia menunjukkan skala dan keseriusan Polri dalam mengatasi isu pangan. Ini adalah langkah proaktif untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki akses terhadap kebutuhan pokok. Dengan demikian, stabilitas sosial dan ekonomi dapat senantiasa terjaga di seluruh pelosok negeri.
Sumber: AntaraNews