Polda Jateng dan Bulog Sediakan Puluhan Ribu Ton Beras dalam Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran
Polda Jawa Tengah dan Perum Bulog bersinergi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak, menyediakan puluhan ribu ton beras dan kebutuhan pokok lainnya untuk masyarakat jelang Lebaran guna menjaga stabilitas harga.
Polda Jawa Tengah bersama Perum Bulog kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayahnya. Mereka menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di berbagai wilayah provinsi ini pada Jumat, 13 Maret. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Dalam GPM kali ini, total 78,6 ribu kilogram beras dan 11,2 ribu liter minyak goreng disiapkan untuk didistribusikan. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli 835 kilogram telur serta 1.448 kilogram gula pasir dengan harga terjangkau. Kegiatan ini menargetkan sekitar 7.800 penerima manfaat pada hari pelaksanaannya.
Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latief Usman menegaskan bahwa GPM merupakan wujud nyata kepedulian. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah persiapan menyambut Lebaran.
Komitmen Polda dan Bulog Jamin Ketersediaan Pangan
Sinergi antara Polda Jawa Tengah dan Perum Bulog telah terjalin erat dalam upaya menjaga ketahanan pangan daerah. Sepanjang tahun 2025, kolaborasi ini berhasil menyalurkan sekitar 52 ribu ton beras melalui program GPM. Jumlah tersebut jauh melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 11 ribu ton.
Dari total penyaluran beras pada tahun sebelumnya, program ini telah menjangkau sekitar 7,4 juta orang penerima manfaat. Angka ini menunjukkan skala dan dampak positif yang signifikan dari GPM terhadap masyarakat luas.
Brigjen Pol. Latief Usman juga menegaskan komitmen Polda Jawa Tengah untuk melanjutkan program GPM pada tahun 2026. Hal ini demi memastikan masyarakat terus mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga stabil.
Stok Pangan Jawa Tengah Aman Jelang Lebaran
Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah, Sri Muniati, memberikan jaminan terkait ketersediaan cadangan pangan di provinsi ini. Ia menyatakan bahwa stok pangan saat ini mencapai 372 ribu ton setara beras. Jumlah tersebut dinilai sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri.
Dengan cadangan yang melimpah, Sri Muniati mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik. Pasokan bahan pokok akan tetap terjaga dan tersedia di pasaran.
Masyarakat umum juga dapat mengakses beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang dijual dengan harga terjangkau. Dalam pelaksanaan GPM, beras SPHP ditawarkan seharga Rp56.000 per 5 kilogram.
Selain beras, beberapa komoditas lain juga dijual dengan harga khusus dalam GPM. Gula pasir tersedia seharga Rp17.500 per kilogram dan Minyakita dijual Rp31.000 per 2 liter. Harga-harga ini diharapkan dapat meringankan belanja masyarakat.
Sumber: AntaraNews