Situbondo Usulkan 36 Titik Jembatan Garuda, Perkuat Aksesibilitas Desa
Pemerintah Kabupaten Situbondo usulkan 36 titik Jembatan Garuda, program Presiden Prabowo Subianto, guna tingkatkan mobilitas masyarakat desa serta atasi kerusakan akibat bencana alam.
Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan infrastruktur desa. Pemkab Situbondo telah mengusulkan sebanyak 36 titik pembangunan Jembatan Garuda yang tersebar di pelosok desa. Usulan ini bertujuan mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat di berbagai pelosok desa.
Program Jembatan Garuda merupakan salah satu inisiatif strategis nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan jembatan ini direncanakan untuk tahun anggaran 2026. Proyek ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi masalah aksesibilitas di wilayah tersebut.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menjelaskan bahwa pengusulan ini juga merespons kerusakan jembatan akibat bencana alam. Bencana tersebut melanda wilayah Situbondo pada awal tahun 2026. Koordinasi intensif dilakukan bersama Kodim 0823 Situbondo untuk realisasi program ini.
Jembatan Garuda: Solusi Aksesibilitas di Situbondo
Bupati Rio mengungkapkan bahwa banyak lokasi di Situbondo yang membutuhkan jembatan baru. Beberapa di antaranya bahkan belum memiliki akses jembatan sama sekali, sementara yang lain rusak akibat banjir. Kondisi ini menghambat mobilitas warga dan perekonomian lokal.
Jembatan yang kondisinya rusak akibat banjir awal tahun 2026 menjadi salah satu pemicu utama pengusulan ini. Kerusakan ini membuat jalur transportasi terputus dan menyulitkan masyarakat. Program Jembatan Garuda hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak ini.
Jembatan Perintis Garuda dirancang untuk menghubungkan dua desa yang terpisah. Pembangunan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk mempermudah akses anak-anak pelajar di desa terpencil.
Pemerintah daerah Situbondo terus berkoordinasi erat dengan Kodim Situbondo. Kolaborasi ini memastikan kebutuhan masyarakat akan akses yang lebih layak terpenuhi melalui salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Progres Pembangunan Tahap Awal Jembatan Garuda
Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0823/Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, menjelaskan detail progres pembangunan. Pada tahap pertama, sebanyak 21 titik Jembatan Garuda akan dibangun. Sebagian dari jembatan ini sudah dalam proses pengerjaan.
Dari 21 titik pembangunan Jembatan Garuda tahap pertama ini, pada bulan Juni ada 16 jembatan yang mulai dibangun. Rinciannya meliputi 10 titik jembatan perintis atau jembatan gantung dan 6 titik jembatan aramco yang sedang dikerjakan.
Dandim Ferry menambahkan, pembangunan Jembatan Garuda memprioritaskan untuk kebutuhan aktivitas warga sehari-hari. Ini termasuk akses anak-anak pelajar di desa terpencil.
Salah satu titik yang ditinjau bersama oleh Bupati dan Dandim merupakan lokasi yang akan dibangun jembatan gantung di Dusun Plampang, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang. Jembatan-jembatan ini akan menjadi tulang punggung konektivitas antar desa.
Sumber: AntaraNews