Masyarakat Desa Harumandala, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini dapat bernapas lega dengan hadirnya jembatan gantung baru. Infrastruktur vital ini telah rampung dibangun pada Desember 2025, secara signifikan mempermudah mobilitas warga.
Jembatan Harumandala sepanjang 36 meter ini tidak hanya menjadi jalur utama bagi para siswa menuju sekolah, tetapi juga membuka akses baru. Sebelumnya, anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai, seringkali terpaksa libur saat cuaca buruk.
Pembangunan jembatan ini merupakan respons atas perhatian serius Presiden RI Prabowo Subianto terhadap kondisi aksesibilitas warga. Inisiatif ini didukung penuh oleh TNI Angkatan Darat, yang bergerak cepat mewujudkan harapan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Kehadiran Jembatan Gantung Harumandala membawa perubahan besar bagi kehidupan sehari-hari penduduk. Kepala Desa Harumandala, Jamaludin, menyampaikan bahwa jembatan ini menghilangkan kekhawatiran siswa saat hendak berangkat atau pulang sekolah.
"Sebelum ada jembatan, anak sekolah menyeberang lewat kali. Kalau ada hujan, cuaca buruk, anak-anak libur, karena tak bisa menyeberang," kata Jamaludin. Kondisi ini kini menjadi sejarah, memastikan pendidikan anak-anak tidak lagi terganggu.
Selain manfaat pendidikan, jembatan gantung ini juga berperan krusial dalam menggerakkan roda perekonomian lokal. Jembatan ini menjadi jalur penting untuk kegiatan ekonomi, terutama sektor pertanian.
Advertisement
Bahkan, jembatan ini kini menjadi akses utama bagi warga desa sekitar untuk menjangkau kabupaten tetangga, Tasikmalaya. Hal ini membuka peluang baru bagi perdagangan dan distribusi hasil pertanian antara Pangandaran dan Tasikmalaya.
Advertisement
Pembangunan Jembatan Gantung Harumandala tidak lepas dari perjuangan panjang pemerintah desa. Jamaludin mengungkapkan, upaya pengajuan proposal melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) telah dilakukan sejak tahun 2023, namun belum membuahkan hasil.
Titik terang muncul setelah Presiden RI Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap kesulitan akses warga, khususnya para siswa. Presiden merasa prihatin melihat anak-anak harus berjuang dan mempertaruhkan nyawa demi mencapai sekolah.
Melihat kondisi tersebut, TNI Angkatan Darat segera turun tangan untuk merealisasikan pembangunan jembatan. Pembangunan dimulai pada akhir November 2025 dan berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari sebulan.
Advertisement
Kecepatan pembangunan ini memungkinkan masyarakat, terutama siswa sekolah, sudah bisa menggunakan Jembatan Gantung Harumandala sebelum pergantian tahun. "Kami atas nama pemerintah desa dan warga Harumandala serta Desa Sindangkasih, mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak atas dibangunnya jembatan gantung ini," tutur Jamaludin.
Sumber: AntaraNews