Upaya meningkatkan konektivitas masyarakat terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Salah satunya diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Gantung Manggala “Garuda” di Kampung Bojong Cisaat RT 02/RW 04, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (9/3/2026).
Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari program pembangunan jembatan gantung yang digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan peluncuran program tersebut dilakukan melalui video conference (vicon) yang terhubung dengan sejumlah wilayah, termasuk di wilayah teritorial Kodam Jaya/Jayakarta melalui Korem 051/Wkt dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi.
Pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Bekasi dipusatkan di lokasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda Manggala yang melintasi Sungai Cikarang Dua, tepatnya di Kampung Bojong, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu.
Advertisement
Jembatan gantung yang dibangun di atas Sungai Cikarang Dua ini memiliki panjang sekitar 80 meter dengan lebar 1,20 meter. Keberadaannya menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Setu dan Serang Baru.
Selama ini, akses antarwilayah tersebut cukup terbatas sehingga aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan maupun mobilitas sehari-hari, seringkali membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama.
Dengan hadirnya Jembatan Gantung Manggala “Garuda”, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih mudah dan aman. Selain itu, konektivitas antarwilayah juga akan semakin terbuka sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bekasi.
Keberadaan jembatan ini juga diharapkan memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat sekitar. Waktu tempuh warga untuk beraktivitas dapat dipangkas secara signifikan, termasuk bagi anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan menuju sekolah.
Selain mempermudah akses pendidikan, jembatan ini juga berperan penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian warga. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah membawa hasil produksi mereka ke pasar maupun ke wilayah lain.
Advertisement
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan program strategis yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat bersama masyarakat serta berbagai pihak terkait.
Program ini bertujuan untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi sekaligus mempercepat pembangunan di kawasan pedesaan.
“Program ini bertujuan mempercepat konektivitas antar desa, mempermudah akses pendidikan, pertanian dan ekonomi masyarakat pedesaan,” kata Presiden.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Jika seluruh jembatan ini bisa terselesaikan tahun ini, berarti saudara-saudara telah memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.