Pemkab Gorontalo Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah Gorontalo di 19 kecamatan untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan pangan jelang Ramadhan 1447 H.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Gorontalo, telah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Acara ini berlangsung di aula kantor Camat Bongomeme pada hari Sabtu.
Inisiatif strategis ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayah tersebut. Pelaksanaan GPM sangat penting menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang akan datang.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyatakan bahwa GPM menghadirkan berbagai komoditas strategis dengan harga di bawah pasar. Program ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat.
Strategi Pemkab Gorontalo Hadapi Kenaikan Harga Pangan
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi oleh Pemkab Gorontalo merupakan respons proaktif terhadap potensi lonjakan harga pangan. Kenaikan harga sering terjadi menjelang hari besar keagamaan nasional seperti Ramadhan. Bupati Sofyan Puhi menekankan pentingnya intervensi ini untuk melindungi daya beli masyarakat.
Dalam GPM ini, masyarakat dapat memperoleh komoditas pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Produk yang disediakan meliputi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula pasir, hingga minyak goreng. Ketersediaan barang-barang ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.
Bupati Sofyan Puhi menjelaskan bahwa GPM akan menyisir 19 kecamatan di Kabupaten Gorontalo. Langkah ini memastikan bahwa intervensi harga menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata. Pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Perluasan Jangkauan dan Pengawasan Distribusi Pangan
Program pasar murah ini merupakan komitmen Pemkab Gorontalo untuk menjaga stabilitas harga di pasar lokal. Selain itu, program ini juga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama menjalankan ibadah Ramadhan. Pelaksanaan GPM secara masif di 19 kecamatan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah.
Selain menyediakan komoditas terjangkau, Pemkab Gorontalo juga memperkuat skema subsidi untuk beberapa produk pangan. Pengawasan distribusi pangan di lapangan juga ditingkatkan secara ketat. Langkah ini diambil untuk mencegah praktik penimbunan yang dapat memperparah kelangkaan dan kenaikan harga.
Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk memastikan stok pangan aman hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang. Perlindungan, khususnya bagi kelompok ekonomi rentan, menjadi fokus utama melalui distribusi yang adil.
Komitmen Pemerintah Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memberikan perlindungan kepada warganya. Terutama bagi kelompok masyarakat yang secara ekonomi rentan terhadap fluktuasi harga. Inisiatif GPM ini adalah wujud nyata dari komitmen tersebut.
Melalui Gerakan Pangan Murah Gorontalo dan pengawasan distribusi yang ketat, Pemkab Gorontalo berupaya menciptakan kondisi yang kondusif. Kondisi ini memungkinkan masyarakat untuk fokus pada ibadah Ramadhan tanpa khawatir akan ketersediaan atau harga pangan. Ini adalah bagian dari upaya menjaga ketenteraman sosial.
Upaya kolaboratif antara Pemkab Gorontalo dan Perum Bulog ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Dampak tersebut berupa terjaganya stabilitas ekonomi rumah tangga dan ketersediaan pangan yang memadai. Hal ini mencerminkan peran aktif pemerintah dalam menopang kesejahteraan warga.
Sumber: AntaraNews