Distributor di Babel Tambah 40,9 Ton Pasokan Telur Ayam, Jaga Stabilitas Harga
Distributor sembako di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah 40,9 ton pasokan telur ayam Babel. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat stok dan menjaga stabilitas harga di tengah tingginya konsumsi masyarakat.
Para distributor sembako di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penambahan pasokan telur ayam ras secara signifikan. Total 40,9 ton telur ayam ras didatangkan untuk memperkuat stok yang ada.
Penambahan pasokan ini bertujuan utama untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang tinggi di daerah tersebut. Langkah strategis ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga telur ayam ras di pasaran.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Babel, Subekti Saputra, menyatakan harapan besar agar penambahan pasokan ini mampu menstabilkan harga eceran telur ayam ras di wilayahnya.
Penguatan Stok dan Harapan Stabilitas Harga
Penambahan pasokan telur ayam ras sebanyak 40,9 ton ini merupakan upaya proaktif dari para distributor. Sebelumnya, stok telur ayam ras di tujuh gudang distributor di Provinsi Kepulauan Babel tercatat sebanyak 30 ton.
Dengan adanya penambahan tersebut, total stok telur ayam ras di Bangka Belitung kini mencapai 70,9 ton. Jumlah ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut dalam beberapa waktu ke depan.
Subekti Saputra menegaskan bahwa ketersediaan stok yang memadai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga. Pihaknya berharap tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan konsumen.
Kondisi Harga Telur di Pasar Lokal
Saat ini, harga telur ayam ras eceran di sejumlah pasar tradisional dan modern di Kota Pangkalpinang masih bertahan di angka Rp29.000 per kilogram. Kondisi ini menunjukkan harga telur ayam ras masih tergolong normal dan stabil.
Berbeda dengan telur ayam ras, harga telur ayam kampung justru bertahan tinggi, mencapai Rp83.000 per kilogram. Kenaikan harga telur ayam kampung ini disebabkan oleh pasokan yang hanya mengandalkan dari petani lokal, sehingga stoknya menjadi terbatas.
Perbedaan signifikan ini menunjukkan bahwa pasokan dari luar daerah memiliki peran krusial dalam menjaga keterjangkauan harga komoditas pangan. Konsumsi telur ayam ras yang tinggi juga didorong oleh harganya yang relatif lebih murah dan terjangkau bagi semua kalangan masyarakat.
Ketergantungan Pasokan dan Tingginya Konsumsi
Dalam menjaga stabilitas stok dan harga telur ayam ras, para distributor pangan di Bangka Belitung sangat mengandalkan pasokan dari peternak luar daerah. Produksi telur dari peternak lokal masih terbatas dan belum mampu memenuhi tingginya permintaan masyarakat.
Konsumsi telur ayam ras di Bangka Belitung tergolong tinggi, sebagian besar karena harganya yang cukup murah dan terjangkau. Telur ayam ras menjadi pilihan lauk pauk yang ekonomis bagi banyak keluarga.
Ketergantungan pada pasokan eksternal ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Upaya pengembangan peternakan lokal terus didorong untuk mengurangi ketergantungan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sumber: AntaraNews