Stok Daging Ayam Babel Aman Jelang Lebaran 2026, Harga Terpantau Stabil
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok daging ayam Babel mencukupi jelang Lebaran 2026, dengan pasokan yang terus ditambah untuk menjaga stabilitas harga di pasar.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjamin ketersediaan stok daging ayam menjelang perayaan Idul Fitri 2026. Jaminan ini diberikan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.
Kepala Disperindag Babel, Subekti Saputra, menyatakan bahwa pasokan daging ayam saat ini mencapai 407,4 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat cukup untuk memenuhi konsumsi masyarakat di seluruh wilayah provinsi.
Langkah antisipasi lonjakan permintaan juga telah disiapkan, termasuk penambahan pasokan dari pelaku usaha. Hal ini bertujuan menjaga stabilitas harga di tengah peningkatan aktivitas belanja masyarakat.
Ketersediaan dan Penambahan Pasokan Daging Ayam
Disperindag Kepulauan Bangka Belitung secara aktif memantau stok daging ayam Babel untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan. Distribusi pasokan dari luar daerah dilaporkan berjalan lancar, mendukung ketersediaan di pasar lokal.
Subekti Saputra menambahkan, untuk menghadapi peningkatan permintaan menjelang Lebaran 2026, pelaku usaha akan segera menambah sekitar 20 ton ayam potong. Penambahan ini diharapkan dapat lebih mengamankan pasokan.
Upaya penambahan pasokan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk menjaga agar harga daging ayam tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Pemantauan Harga dan Kondisi Pasar Terkini
Berdasarkan hasil pemantauan petugas Disperindag di berbagai pasar tradisional dan modern, harga daging ayam di Bangka Belitung terpantau stabil. Harga daging ayam ras karkas saat ini berada di angka Rp40.667 per kilogram.
Sementara itu, harga daging ayam kampung tercatat Rp65.000 per kilogram, menunjukkan stabilitas serupa. Pemantauan ini juga mencakup komoditas daging sapi yang harganya masih bertahan.
Harga daging sapi bagian paha belakang dan paha depan masing-masing Rp143.000 per kilogram. Daging sapi sandung lamur dihargai Rp123.000 per kilogram, dan tetelan Rp85.000 per kilogram.
Permintaan terhadap daging ayam dan sapi saat ini masih relatif normal. Namun, diperkirakan akan ada peningkatan signifikan dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Imbauan untuk Konsumsi Bijak Jelang Lebaran
Dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan, Disperindag Babel mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Pembelian sesuai kebutuhan sangat penting agar tidak memicu kenaikan harga yang tidak diinginkan.
Subekti Saputra menekankan pentingnya menghindari pembelian berlebihan atau penimbunan. Tindakan tersebut dapat mengganggu keseimbangan pasar dan menyebabkan lonjakan harga yang merugikan.
Pemerintah daerah terus berupaya memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi momentum Lebaran.
Sumber: AntaraNews