Bank Sulteng Tegaskan Dana CSR Tidak Digunakan untuk Kegiatan Sulteng Nambaso
Manajemen Bank Sulteng membantah tegas penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kegiatan Sulteng Nambaso, memastikan penyaluran sesuai GCG dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Palu, 16 Mei – Manajemen Bank Sulteng secara tegas membantah informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk membiayai kegiatan "Sulteng Nambaso". Bantahan ini disampaikan langsung oleh Humas Corporate Bank Sulteng, Abduh Borman, di Palu pada Jumat (16/5) untuk meluruskan kesalahpahaman yang mungkin timbul. Abduh Borman menekankan bahwa seluruh penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan selalu dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmen lembaga perbankan daerah tersebut terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggarannya.
Pihak Bank Sulteng menegaskan informasi yang menyebut dana CSR digunakan untuk membiayai kegiatan “Sulteng Nambaso” tidak benar dan perlu diluruskan. Polemik ini muncul di tengah masyarakat terkait dugaan aliran dana CSR untuk acara seremonial HUT Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. Bank Sulteng memastikan seluruh penggunaan anggaran perusahaan, termasuk program tanggung jawab sosial, dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Abduh Borman juga menjelaskan bahwa seluruh realisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan difokuskan pada program-program yang secara langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Hal ini sejalan dengan upaya Bank Sulteng untuk memastikan bahwa setiap investasi sosial memberikan dampak positif yang maksimal bagi komunitas. Komitmen ini menjadi landasan utama dalam setiap keputusan terkait alokasi dana yang bertanggung jawab.
Transparansi dan Fokus Program CSR Bank Sulteng
Bank Sulteng memastikan bahwa seluruh realisasi dana Corporate Social Responsibility difokuskan pada program-program yang secara langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Abduh Borman menjelaskan, penggunaan anggaran perusahaan, termasuk alokasi untuk program tanggung jawab sosial, selalu dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Sulteng untuk menjalankan praktik bisnis yang beretika dan transparan.
Setiap program CSR yang dijalankan telah melalui perencanaan matang dan pengukuran dampak yang jelas. Ini memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan benar-benar mencapai tujuan sosial yang ditetapkan. Bank Sulteng berupaya agar program tanggung jawab sosial tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi instrumen efektif untuk berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi lokal. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan terkait penyaluran dana tersebut.
Komitmen Bank Sulteng sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulteng memiliki peran krusial dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. Komitmen ini diwujudkan tidak hanya melalui fungsi intermediasi perbankan, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang tepat sasaran. Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas. Bank Sulteng secara konsisten berupaya menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mencapai tujuan pembangunan.
Lembaga keuangan ini terus berinovasi dalam menjalankan program sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini menunjukkan dedikasi Bank Sulteng untuk tidak hanya fokus pada aspek finansial, tetapi juga pada kesejahteraan sosial. Dengan demikian, Bank Sulteng tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Mengenal Lebih Dekat Kegiatan Sulteng Nambaso
Kegiatan "Semarak Sulteng Nambaso" adalah sebuah pesta rakyat yang diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah. Acara ini dirancang dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Tujuannya adalah untuk menciptakan euforia perayaan sekaligus memberikan layanan dan kesempatan bagi warga.
Rangkaian kegiatan "Sulteng Nambaso" meliputi bursa kerja yang membuka peluang bagi pencari kerja, layanan publik dan layanan hukum untuk memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan administratif, serta pameran ekonomi kreatif dan UMKM. Pameran ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di Sulawesi Tengah. Dengan demikian, acara ini merupakan inisiatif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan promosi potensi daerah.
Sumber: AntaraNews