FOTO: Gelombang Panas Ekstrem Lumpuhkan Aktivitas Warga India Utara
Suhu tinggi memaksa warga membatasi aktivitas di luar ruangan.
Gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah utara India mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah kota dan daerah. Suhu yang terus meningkat membuat banyak warga memilih bertahan di dalam ruangan untuk menghindari paparan panas berlebihan.
Di New Delhi, suhu udara diperkirakan mencapai sekitar 45 derajat Celcius. Sementara itu, beberapa wilayah di Uttar Pradesh mencatat suhu hingga 48,2 derajat Celcius pada awal pekan ini, menjadikannya salah satu periode terpanas tahun ini.
Departemen Meteorologi India memperingatkan kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah utara. Warga diminta menghindari aktivitas luar ruangan pada siang hari dan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan akibat suhu tinggi.
Dampak gelombang panas mulai terlihat di berbagai daerah. Jalanan dan pasar di sejumlah kota tampak lebih sepi selama jam-jam terpanas. Sebagian pedagang mengubah jam operasional menjadi lebih pagi untuk mengurangi paparan panas.Di beberapa wilayah Uttar Pradesh, petani mulai bekerja pada malam hari demi menghindari suhu terik saat siang. Sejumlah sekolah juga memutuskan mempercepat libur musim panas dan menghentikan kegiatan belajar sementara akibat cuaca ekstrem.
Pemerintah setempat di New Delhi membuka tempat perlindungan sementara yang dilengkapi kipas angin, pendingin udara, air minum, serta larutan rehidrasi untuk membantu warga dan wisatawan menghadapi suhu tinggi.
Para ahli iklim menilai peningkatan suhu di India merupakan bagian dari tren pemanasan global yang dipicu perubahan iklim akibat aktivitas manusia. Kondisi serupa juga mulai dirasakan di Asia Tengah yang disebut sebagai salah satu kawasan dengan laju pemanasan tercepat di dunia.
AP Photo/Manish Swarup AP Photo/Manish Swarup