Pemprov Babel Pastikan Stok Beras Aman Sambut Ramadhan 2026, Harga Stabil
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memastikan stok beras mencukupi untuk kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan 2026. Ketersediaan Stok Beras Babel Ramadhan ini juga menjaga stabilitas harga di pasaran.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) telah mengonfirmasi bahwa ketersediaan stok beras di wilayahnya sangat memadai untuk menyambut bulan suci Ramadhan 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Disperindag Kepulauan Babel, Subekti Saputra, di Pangkalpinang pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan baik selama periode puasa.
Subekti Saputra menjelaskan bahwa pasokan komoditas beras dari luar daerah berjalan sangat lancar, sehingga tidak ada kekhawatiran mengenai kekurangan. Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang distributor mencapai 7.832,5 ton, jumlah yang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Kepulauan Bangka Belitung.
Untuk lebih memperkuat ketersediaan, dalam minggu ini akan ada penambahan pasokan beras sebanyak 16,2 ton dari para pelaku usaha. Pemantauan intensif terus dilakukan oleh Disperindag Provinsi Kepulauan Babel di berbagai gudang, pasar modern, dan pasar tradisional di seluruh kabupaten dan kota.
Ketersediaan dan Pemantauan Stok Beras
Pemprov Babel secara proaktif terus memantau pergerakan stok beras di wilayahnya untuk menghadapi lonjakan permintaan menjelang Ramadhan. Stok beras yang mencapai 7.832,5 ton di gudang distributor ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua bulan ke depan.
Selain stok yang ada, komitmen dari para pelaku usaha untuk menambah pasokan sebanyak 16,2 ton dalam waktu dekat menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta. Penambahan ini akan semakin memperkuat cadangan beras yang sudah tersedia.
Disperindag Kepulauan Babel tidak hanya mengandalkan data laporan, tetapi juga menggencarkan pemantauan langsung di lapangan. Inspeksi rutin dilakukan di gudang-gudang penyimpanan serta di pasar-pasar, baik modern maupun tradisional, untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada penimbunan.
Stabilitas Harga dan Jenis Beras di Pasaran
Ketersediaan stok beras yang mencukupi ini memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga komoditas di pasaran. Harga beras di tingkat pedagang eceran di Kepulauan Bangka Belitung terpantau cukup stabil, tanpa adanya kenaikan signifikan yang membebani masyarakat.
Untuk jenis beras medium, merek KTJ, Matahari, dan Sendok, harganya masih bertahan di kisaran Rp14.500 hingga Rp14.800 per kilogram. Stabilitas ini sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang bulan puasa yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan pangan.
Sementara itu, harga beras jenis premium seperti merek Jeruk, RM, dan 118 juga menunjukkan stabilitas. Harga beras premium ini berada di kisaran Rp15.500 hingga Rp15.800 per kilogram di tingkat pedagang eceran.
Pemerintah berharap pasokan beras dari luar daerah akan terus berjalan lancar. Kelancaran pasokan ini krusial agar stok komoditas strategis ini selalu aman dan dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Kepulauan Bangka Belitung secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews