Anggota DPD RI Pastikan Stok Beras Belitung Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik Hadapi Geopolitik Global
Anggota DPD RI memastikan Stok Beras Belitung Aman untuk beberapa bulan ke depan. Simak jaminan ketersediaan pangan di tengah isu geopolitik dan upaya Bulog dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Darmansyah Husein, baru-baru ini memastikan stok beras untuk masyarakat di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih sangat aman. Jaminan ini diberikan setelah peninjauan langsung ke gudang Perum Bulog Cabang Belitung pada Sabtu, 9 Mei, untuk memantau ketersediaan kebutuhan pokok.
Dalam kunjungannya, Darmansyah Husein meminta masyarakat Belitung tidak perlu panik terkait potensi kekurangan beras atau kebutuhan pangan lainnya. Meskipun berada di wilayah kepulauan, ketersediaan stok di gudang Bulog dinilai sangat mencukupi untuk kebutuhan beberapa bulan mendatang.
Kondisi geopolitik di Timur Tengah, menurut Darmansyah, tidak akan mengganggu ketahanan pangan nasional. Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan produksi serta melakukan diversifikasi pangan secara menyeluruh untuk menjaga stabilitas pasokan.
Jaminan Ketersediaan Stok Beras Belitung Aman dari DPD RI
Darmansyah Husein, anggota DPD RI, menegaskan bahwa stok beras di Belitung berada dalam kondisi aman. Pernyataan ini disampaikan usai meninjau langsung fasilitas penyimpanan Perum Bulog Cabang Belitung di Tanjungpandan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi isu kekurangan pangan yang mungkin muncul.
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan DPD RI terhadap ketersediaan dan distribusi bahan pokok di daerah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik, terutama di wilayah kepulauan seperti Belitung.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Perum Bulog dalam menyalurkan program bantuan pangan kepada masyarakat. Program ini dinilai sangat efektif membantu meringankan beban ekonomi warga Belitung serta menjaga stabilitas harga di pasaran.
Detail Stok Pangan di Gudang Bulog Belitung
Pimpinan Cabang Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, merinci data ketersediaan bahan pokok terkini. Stok beras medium di gudang Bulog saat ini mencapai 877 ton, sedangkan beras premium tersedia sebanyak 22 ton. Kuantitas ini menunjukkan kapasitas penyimpanan yang memadai untuk memenuhi permintaan pasar.
Selain beras, Bulog Belitung juga memiliki persediaan minyak goreng yang signifikan, yaitu sebanyak 142.000 liter. Ketersediaan komoditas ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah kelangkaan di tingkat konsumen.
Syahrianza Rahman meyakinkan bahwa seluruh stok beras dan kebutuhan pokok lainnya mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Pasokan ini diperkirakan akan bertahan untuk beberapa bulan ke depan, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk khawatir.
Dorongan Produksi Lokal untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Darmansyah Husein juga memberikan saran strategis kepada Pemerintah Kabupaten Belitung. Ia mendorong agar pemerintah daerah terus memacu produksi beras lokal secara berkelanjutan. Peningkatan produksi ini krusial untuk mempertahankan status swasembada pangan yang telah dicapai Indonesia.
Memperkuat produksi pangan lokal adalah langkah vital dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global. Hal ini mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah atau impor, sekaligus memberdayakan petani lokal.
Dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian dan diversifikasi pangan, Belitung dapat menjadi contoh daerah yang tangguh. Upaya ini akan memastikan ketersediaan pangan yang stabil, bahkan di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global yang tidak menentu.
Sumber: AntaraNews