Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Bali dan Pemerintah Provinsi Bali menggelar pasar UMKM. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan laju inflasi menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan di Pulau Dewata. Pasar ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Pasar UMKM murah yang diadakan di Renon, Denpasar, berlangsung pada hari Minggu. Acara ini diselenggarakan dalam waktu singkat, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WITA. Inisiatif ini melibatkan berbagai lembaga jasa keuangan yang tergabung dalam forum, termasuk perbankan, asuransi, dan lembaga jasa keuangan lainnya.
Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Bali, Irhamsah, memastikan bahwa harga produk yang ditawarkan sangat terjangkau kepada masyarakat. Umat Hindu akan merayakan Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu (17/6) dengan rangkaian utama hingga Kamis (18/6), kemudian Hari Raya Kuningan pada Sabtu (27/6). Pasar ini menjadi solusi strategis untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hari raya.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Strategis Menekan Inflasi
OJK Bali dan FKLJK Bali secara aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Ketua FKLJK Bali, Nyoman Sudharma, menjelaskan bahwa kehadiran pasar UMKM ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menekan inflasi. Hal ini sangat penting, khususnya saat menjelang hari besar keagamaan seperti Galungan dan Kuningan.
Lembaga jasa keuangan yang tergabung dalam FKLJK, seperti perbankan dan asuransi, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Mereka membawa serta pelaku UMKM binaan masing-masing untuk ikut serta dalam pasar murah. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan daya beli masyarakat.
Pasar ini menjadi platform efektif untuk memastikan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok. Selain itu, harga yang ditawarkan juga lebih stabil dan terjangkau bagi konsumen. Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung daya beli masyarakat Bali, terutama saat permintaan meningkat menjelang hari raya.
Advertisement
Advertisement
Dukungan untuk UMKM Lokal dan Kesejahteraan Petani
Para pelaku UMKM yang terlibat dalam pasar ini merupakan binaan dari masing-masing lembaga jasa keuangan, otoritas, dan pemerintah daerah. Mereka diberikan kemudahan dengan tidak dipungut biaya pendirian stan selama kegiatan pasar tersebut. Insentif ini menjadi dorongan besar bagi UMKM untuk berpartisipasi dan mempromosikan produk mereka kepada khalayak luas.
Ni Wayan Sri Sutari dari UMKM Bintang Tani Bali mengungkapkan bahwa ajang ini sangat penting. Pasar UMKM menjadi kesempatan emas untuk mempromosikan produk UMKM, termasuk buah lokal yang ia jual. Produk yang ditawarkan mencakup pisang, jeruk kintamani, apel malang, nanas, mangga, dan buah lokal lainnya.
Promosi buah lokal ini tidak hanya meningkatkan penjualan UMKM yang terlibat. Lebih dari itu, langkah ini juga berkontribusi pada kesejahteraan petani di Bali. Dengan adanya pasar ini, produk pertanian lokal dapat menjangkau konsumen lebih luas dan mendapatkan nilai yang lebih baik.
Advertisement
Advertisement
Ketersediaan Kebutuhan Pokok Jelang Hari Raya
Berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan upacara keagamaan tersedia lengkap di pasar UMKM ini. Masyarakat dapat menemukan buah-buahan, bahan pokok, produk fesyen, serta makanan dan minuman. Selain itu, janur, bunga, hingga canang atau rangkaian bunga dan janur yang digunakan untuk kebutuhan persembahyangan juga dijual.
Harga jual produk di pasar ini juga menarik perhatian, seperti canang yang dibanderol seharga Rp157. Angka ini disesuaikan dengan nomor kontak pengaduan OJK, yaitu 157, sebagai simbolisasi. Strategi penetapan harga ini menunjukkan upaya untuk memberikan nilai tambah dan kemudahan bagi konsumen.
Hari Raya Galungan dan Kuningan dirayakan setiap 210 hari sekali, atau sekitar enam bulan sekali. Ini berarti kebutuhan akan barang-barang tertentu akan meningkat secara periodik di masyarakat. Kehadiran pasar UMKM ini sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan tersebut dengan mudah dan ekonomis, sekaligus menjaga stabilitas harga.
Advertisement
Sumber: AntaraNews