Bulog Sumut Jamin Ketersediaan Minyakita di Pasar, Harga Tetap Terkendali
Perum Bulog Sumatera Utara memastikan ketersediaan Minyakita di seluruh pasar provinsi dengan pasokan jutaan liter, sekaligus menjaga harga tetap stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) secara tegas menjamin ketersediaan minyak goreng merek Minyakita di pasar lokal. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat di seluruh wilayah provinsi tersebut.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menegaskan bahwa pasar di berbagai kabupaten dan kota di Sumut tidak akan mengalami kekurangan stok Minyakita. Pernyataan ini disampaikan di Medan pada hari Sabtu, memberikan kepastian bagi konsumen.
Untuk mendukung jaminan tersebut, Bulog Sumut telah menyiapkan pasokan sekitar dua juta liter Minyakita yang berasal dari sebelas produsen minyak terkemuka. Penyaluran dilakukan secara efisien melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).
Jaminan Pasokan dan Distribusi Minyakita di Sumut
Bulog Sumut terus berupaya keras memastikan pasokan Minyakita selalu tersedia secara merata bagi masyarakat luas. Mereka telah berhasil mengamankan sekitar dua juta liter minyak goreng dari berbagai produsen terkemuka di Indonesia. Komitmen ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan Minyakita.
Penyaluran Minyakita dilakukan melalui dua saluran utama yang terintegrasi, yaitu Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK). Metode distribusi ini dirancang untuk memastikan Minyakita dapat menjangkau seluruh pelosok daerah secara efektif. Upaya ini sangat penting dalam menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Hingga periode 20 Juni 2026, Bulog Sumut mencatat telah menyalurkan volume Minyakita yang signifikan, mencapai sekitar 12 juta liter. Penyaluran masif ini dilakukan secara konsisten melalui jaringan SP2KP dan RPK yang tersebar luas. Angka ini menunjukkan komitmen kuat Bulog dalam menjaga ketersediaan Minyakita di tengah masyarakat.
Stabilisasi Harga dan Imbauan Pembelian Wajar Minyakita
Terkait aspek harga, Bulog Sumut secara tegas menyatakan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap berada pada angka Rp15.700 per liter. Harga ini berlaku di pasar dan dipastikan tidak mengalami kenaikan yang membebani konsumen. Bulog terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan harga di pasaran.
"Kami menjamin penyaluran Minyakita ke pasar sesuai dengan HET dan terus melakukan pemantauan harga di pasar," ujar Budi Cahyanto, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara. Pernyataan ini menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga agar harga Minyakita tetap stabil dan terjangkau.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau "panic buying" terhadap Minyakita, karena pasokan akan terus diupayakan tersedia secara bertahap. Pembelian Minyakita sebaiknya dilakukan di toko sembako atau jaringan pengecer resmi yang memiliki tanda pengenal Bulog. Hal ini untuk memastikan keaslian produk dan harga yang sesuai.
Sumber: AntaraNews