Pemkab Agam Perkuat Ketahanan Pangan dengan Distribusi Ratusan Ayam ke Kelompok Tani

Pemerintah Kabupaten Agam menyalurkan 500 ekor ayam dan pakan kepada Kelompok Tani Sawah Padang untuk mendukung Ketahanan Pangan Agam dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Agam Perkuat Ketahanan Pangan dengan Distribusi Ratusan Ayam ke Kelompok Tani
Pemerintah Kabupaten Agam menyalurkan 500 ekor ayam dan pakan kepada Kelompok Tani Sawah Padang untuk mendukung Ketahanan Pangan Agam dan meningkatkan pendapatan keluarga. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya. Melalui inisiatif Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, ratusan ternak ayam disalurkan kepada kelompok tani setempat. Program strategis ini dirancang untuk meningkatkan ketersediaan protein hewani sekaligus membuka peluang usaha produktif bagi masyarakat.

Sebanyak 500 ekor ayam beserta 375 kilogram pakan telah diserahkan secara langsung kepada Kelompok Tani Sawah Padang. Kelompok ini berlokasi di Nagari Sungai Puar, Kecamatan Palembayan, dan menjadi penerima manfaat utama program ini. Penyerahan bantuan penting tersebut dilaksanakan pada Kamis (18/6) di Lubuk Basung.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, Rosva Deswira, menjelaskan bahwa bantuan ini bersumber dari dana pokok pikiran salah seorang anggota DPRD Agam. Pendanaan program ini dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Ini menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap sektor peternakan rakyat.

Detail Penyaluran dan Sumber Dana Program Ketahanan Pangan

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam telah melaksanakan penyerahan 500 ekor ayam dan pakan langsung kepada Kelompok Tani Sawah Padang. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 18 Juni, di kantor dinas yang berlokasi di Lubuk Basung. Kelompok tani yang berlokasi di Nagari Sungai Puar, Kecamatan Palembayan, adalah satu-satunya penerima bantuan serupa pada tahun ini.

Rosva Deswira, sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, mengonfirmasi bahwa alokasi bantuan ini berasal dari dana pokok pikiran anggota DPRD Agam. Sumber pendanaan tersebut secara resmi tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Hal ini menunjukkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat.

"Pada tahun ini hanya Kelompok Tani Sawah Padang, Nagari Sungai Puar mendapatkan bantuan," kata Rosva Deswira. Pernyataan ini menegaskan fokus dan prioritas pemerintah daerah dalam menyasar kelompok tani yang membutuhkan. Diharapkan bantuan ini dapat menjadi katalisator bagi pengembangan usaha peternakan di tingkat lokal.

Optimalisasi Bantuan untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga

Bantuan ternak ayam dan pakan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Kelompok Tani Sawah Padang. Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk meningkatkan ketersediaan pangan sumber protein hewani di tingkat rumah tangga. Program ini juga bertujuan untuk menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi anggota kelompok.

Rosva Deswira secara khusus menekankan bahwa bantuan ini memiliki misi ganda. Selain mendukung peningkatan ketahanan pangan keluarga, program ini juga diharapkan bisa menjadi peluang usaha. Peluang usaha ini berpotensi signifikan dalam menambah pendapatan keluarga penerima manfaat.

"Bantuan ditujukan untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan keluarga dan bisa menjadi peluang usaha yang dapat menambah pendapatan keluarga," ujar Rosva Deswira. Pihaknya memiliki harapan besar agar seluruh anggota kelompok tani dapat mengusahakan ternak ayam tersebut dengan sungguh-sungguh. Tanggung jawab penuh dari penerima sangat diperlukan untuk keberhasilan program.

Selain itu, para penerima bantuan juga diingatkan untuk selalu memperhatikan aspek kesehatan ternak secara seksama. Menjaga kebersihan kandang serta menerapkan praktik pemeliharaan yang baik adalah kunci utama. Hal ini penting agar ayam dapat tumbuh sehat, produktif, dan menghasilkan telur yang optimal. "Pelihara ayam dengan baik agar telur bisa dimanfaatkan nantinya," pungkas Rosva Deswira.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi