Polda Sulawesi Utara (Sulut) bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Manado pada Jumat, 13 Maret 2026. Inisiatif ini diambil untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan yang kerap bergejolak menjelang perayaan Lebaran. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daya beli masyarakat.
Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Awi Setiyono, menjelaskan bahwa GPM merupakan bentuk intervensi pemerintah dan kepolisian. Tujuannya adalah untuk menekan kenaikan harga pangan yang mulai terasa di pasaran. Kegiatan ini menjadi respons cepat terhadap potensi inflasi.
Pelaksanaan GPM ini juga sejalan dengan Operasi Ketupat 2026 yang berfokus pada pengamanan hari raya keagamaan. Selain aspek keamanan, stabilitas harga barang pokok menjadi prioritas utama. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi antara Polda Sulut dan Perum Bulog dalam Gerakan Pangan Murah Lebaran ini merupakan implementasi langsung dari perintah Kapolri. Seluruh jajaran kepolisian di tingkat Polda dan Mabes Polri diinstruksikan untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Di Sulawesi Utara, sinergi dengan Bulog menjadi kunci sukses pelaksanaan program ini.
Brigjen Pol Awi Setiyono menegaskan bahwa program ini adalah langkah konkret kepolisian dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat. Fluktuasi harga barang pokok seringkali menjadi tantangan utama menjelang hari besar keagamaan. Oleh karena itu, intervensi ini sangat dibutuhkan.
Gerakan Pangan Murah Lebaran ini juga menjadi bagian integral dari Operasi Ketupat 2026. Operasi tersebut tidak hanya berfokus pada aspek keamanan lalu lintas dan ketertiban masyarakat. Namun juga mencakup upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok. Hal ini memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang.
Advertisement
Advertisement
Dalam Gerakan Pangan Murah Lebaran ini, berbagai komoditas esensial dijual dengan harga yang lebih rendah dari pasaran. Tujuannya adalah untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat, khususnya di tengah persiapan Lebaran. Penurunan harga ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli.
Beberapa komoditas unggulan yang ditawarkan antara lain:
Selain daftar tersebut, program ini juga menyediakan komoditas lain yang tak kalah penting. Telur, daging ayam, dan berbagai jenis sayur-mayur turut melengkapi pilihan bagi masyarakat. Ketersediaan ini berkat kerja sama dengan vendor binaan Perum Bulog.
Advertisement
Advertisement
Wakapolda Sulut menyampaikan harapannya agar masyarakat Kota Manado dan sekitarnya dapat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah Lebaran ini secara optimal. Program ini dirancang untuk memberikan keringanan nyata. Terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan hari raya.
"Melalui kegiatan ini kami bisa membantu meringankan beban masyarakat Sulut, khususnya di Kota Manado, dalam menghadapi hari raya di tahun 2026 ini," sebut Wakapolda. Pernyataan ini menegaskan komitmen kepolisian dan Bulog. Mereka berupaya keras untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.
Dampak positif dari GPM diharapkan tidak hanya terasa pada saat Lebaran saja. Namun juga dapat berkontribusi pada stabilitas ekonomi regional secara keseluruhan. Dengan harga yang terkendali, inflasi dapat ditekan. Hal ini akan menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih kondusif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews