Kemenhub Perkuat Reformasi Layanan Publik Melalui Digitalisasi dan Zona Integritas
Kementerian Perhubungan memperkuat reformasi layanan publik melalui digitalisasi dan pencanangan zona integritas, bertujuan mempercepat pelayanan, menyederhanakan birokrasi, dan memberantas praktik transaksional.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, secara aktif memperkuat reformasi layanan publik. Inisiatif ini berfokus pada digitalisasi, integrasi sistem data, serta pengendalian internal. Tujuannya adalah mempercepat layanan dan menyederhanakan birokrasi bagi masyarakat.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menegaskan komitmen ini dalam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas. Acara penting ini berlangsung di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta. Ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan. Oleh karena itu, Kemenhub berupaya keras menciptakan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ini akan memastikan layanan publik yang optimal dan terpercaya.
Komitmen Kemenhub Wujudkan Birokrasi Bersih dan Melayani
Pencanangan Pembangunan Zona Integritas oleh Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub menjadi tonggak penting. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berkinerja tinggi. Ini merupakan langkah awal menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dalam pelayanan publik.
Aan Suhanan menekankan bahwa pembangunan zona integritas adalah reformasi nyata, menyeluruh, dan berkelanjutan di sektor perhubungan darat. Ia menyatakan, “Kita tidak boleh terjebak dalam pola kerja lama yang lambat dan kaku. Kita harus menjadi organisasi yang adaptif, responsif, dan lincah dalam menjawab kebutuhan publik.”
Implementasi zona integritas harus serentak, menyeluruh, dan konsisten di seluruh unit kerja Ditjen Perhubungan Darat. Pimpinan unit kerja diharapkan menjadi teladan dalam mendorong perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur. Aparatur harus bertransformasi dari mentalitas ingin dilayani menjadi siap melayani masyarakat.
Digitalisasi dan Pengawasan Internal untuk Layanan Transparan
Reformasi layanan dan pengawasan Kemenhub diperkuat melalui digitalisasi dan integrasi sistem data. Pengendalian internal yang ketat juga diterapkan untuk menyederhanakan birokrasi. Tujuannya adalah memastikan pelayanan publik semakin cepat dan transparan.
Aan mengungkapkan masih adanya keluhan masyarakat terkait praktik transaksional dalam pelayanan. Ia menegaskan, “Saya garis bawahi, tidak boleh ada ruang bagi praktik transaksional dan penyalahgunaan wewenang. Secara faktual masih ada keluhan dari masyarakat terkait pelayanan, sehingga perlu dilakukan koreksi dan evaluasi di seluruh unit pelayanan.”
Peran satuan penjamin mutu dan pengawasan internal perlu dioptimalkan secara berkelanjutan. Pengawasan harus dapat dilakukan secara waktu nyata untuk mendeteksi dan mencegah penyimpangan. Penegakan hukum di satuan pelayanan juga harus bersih, tegas, dan berwibawa.
Prioritaskan Keselamatan Transportasi Jalan
Selain fokus pada reformasi layanan, Ditjen Perhubungan Darat juga mengarahkan kebijakan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat. Keselamatan transportasi jalan menjadi prioritas utama. Setiap kebijakan dan program harus berorientasi pada upaya menurunkan angka kecelakaan.
Setiap unit kerja, kata Aan, harus memiliki target kinerja keselamatan yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengawasan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai standar operasional prosedur. Integritas tetap menjadi faktor utama dalam setiap proses pengawasan.
Upaya ini merupakan bagian integral dari komitmen Kemenhub untuk memberikan pelayanan terbaik. Peningkatan keselamatan jalan akan berdampak langsung pada kesejahteraan dan keamanan masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap layanan transportasi akan semakin meningkat.
Sumber: AntaraNews