Jelang Idul Adha 2026, Kemenhub Perketat Ramp Check Bus AKAP Demi Keselamatan Penumpang
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) intensifkan ramp check pada bus AKAP jelang libur Idul Adha 2026 untuk memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan perjalanan masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat pelaksanaan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan pada bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Langkah ini dilakukan guna memastikan operasional armada, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat menjelang libur Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kemenhub untuk menjamin keselamatan masyarakat. Peningkatan pengawasan angkutan umum melalui ramp check dilakukan secara rutin di terminal dan pool bus, disertai sosialisasi keselamatan berkendara.
Hingga pertengahan Mei 2026, Kemenhub telah melakukan lebih dari 1,4 juta pemeriksaan terhadap bus AKAP yang beroperasi dari 115 Terminal Tipe A (TTA) di seluruh Indonesia. Pemeriksaan ini mencakup kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, serta kesiapan pengemudi sebelum bus diizinkan beroperasi, menjamin standar keselamatan transportasi darat.
Fokus Pemeriksaan dan Upaya Kemenhub
Pelaksanaan ramp check oleh Kementerian Perhubungan berfokus pada tiga aspek utama: kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, dan kesiapan pengemudi. Kondisi teknis mencakup pengereman, lampu, ban, dan komponen vital lainnya yang memengaruhi keselamatan operasional bus.
Selain itu, kelengkapan administrasi seperti surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan izin trayek juga menjadi perhatian. Kesiapan pengemudi, termasuk kondisi kesehatan dan jam kerja, diperiksa untuk memastikan mereka layak membawa penumpang dalam perjalanan jauh.
Kemenhub juga terus melakukan berbagai upaya lain untuk menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama libur panjang Idul Adha. Koordinasi lintas kementerian/lembaga menjadi kunci, bersama dengan penempatan personel di titik-titik vital dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Masyarakat diimbau untuk memilih angkutan umum yang telah memenuhi aspek keselamatan. Untuk mempermudah pengecekan, Kemenhub menyediakan aplikasi Mitra Darat yang dapat dimanfaatkan untuk memeriksa informasi kelaikan angkutan umum. Bus yang telah lulus ramp check juga akan memiliki stiker khusus di kaca depan sebagai tanda.
Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Transportasi
Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub mengimbau operator angkutan umum dan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal yang krusial selama melakukan perjalanan, baik menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi.
Kementerian Perhubungan memperkirakan adanya peningkatan mobilitas masyarakat di ruas jalan dan simpul transportasi selama masa libur ini. Puncak arus pergi diprediksi terjadi pada Selasa (26/5), sementara puncak arus balik diperkirakan pada Senin (1/6).
Bagi pengendara kendaraan pribadi, Aan Suhanan menyarankan untuk beristirahat secara berkala setiap dua hingga empat jam sekali. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan saat berkendara. Disiplin dalam berlalu lintas juga ditekankan, termasuk mematuhi aturan, menggunakan seatbelt, memakai helm standar nasional, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca dan jalan.
Kemenhub berharap dengan adanya upaya pemeriksaan kelaikan dan imbauan keselamatan ini, masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan aman dan nyaman tanpa kendala berarti di perjalanan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama antara penyedia layanan transportasi, pengemudi, dan pengguna jalan.
Sumber: AntaraNews