Survei Indekstat: Kepuasan Publik Tinggi terhadap Kinerja Prabowo-Gibran
Survei terbaru Indekstat menunjukkan 79,2 persen responden puas dengan kinerja Prabowo-Gibran, menandakan optimisme publik yang kuat di tengah tantangan ekonomi.
Jakarta, 21 Februari 2026 – Hasil survei terbaru dari Indekstat menunjukkan tingkat kepuasan publik yang signifikan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 79,2 persen responden menyatakan puas dengan jalannya pemerintahan saat ini. Data ini dirilis oleh Indekstat pada Sabtu, 21 Februari 2026, dalam acara Rilis Survei Nasional yang dipantau secara daring di Jakarta.
Direktur Indekstat, Ali Mahmudin, mengungkapkan bahwa tingginya angka kepuasan ini mencerminkan harapan besar masyarakat kepada pemerintah. Harapan ini tetap kuat meskipun adanya berbagai masalah ekonomi yang masih menjadi perhatian. Survei ini memberikan gambaran optimisme publik terhadap arah kebijakan dan program kerja yang dijalankan.
Pengumpulan data untuk survei ini dilakukan Indekstat pada rentang waktu 11 hingga 25 Januari 2026. Survei melibatkan 1.200 responden yang berusia 17 tahun ke atas, tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Dengan tingkat toleransi kesalahan atau margin of error (MoE) sebesar 2,9 persen, hasil ini diharapkan dapat merepresentasikan pandangan masyarakat luas.
Optimisme Publik terhadap Kinerja Prabowo-Gibran
Tingkat kepuasan sebesar 79,2 persen yang dicatat oleh Indekstat menunjukkan penerimaan positif masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Angka ini menggambarkan bahwa publik masih menaruh kepercayaan besar pada kemampuan pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan. Meskipun tantangan ekonomi masih ada, masyarakat tetap optimistis terhadap masa depan.
Ali Mahmudin menjelaskan bahwa optimisme publik ini tidak hanya terbatas pada kepuasan kinerja, tetapi juga keyakinan terhadap arah pembangunan. Mayoritas masyarakat, yakni sebesar 82,6 persen responden, menyatakan sangat yakin bahwa pemerintah pusat berada pada jalur yang tepat. Keyakinan ini bertujuan untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik di masa mendatang.
Tren optimisme yang kuat ini menjadi modal penting bagi stabilitas dan keberlanjutan program-program pemerintah. Persepsi positif dari masyarakat dapat mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan. Hal ini juga dapat memperkuat legitimasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
Program Prioritas yang Mendapat Perhatian Publik
Survei Indekstat juga menyoroti beberapa program kerja Prabowo-Gibran yang memiliki tingkat awareness tinggi di kalangan responden. Setidaknya empat dari delapan program kerja utama berhasil menarik perhatian publik. Ini menunjukkan efektivitas komunikasi dan dampak langsung program tersebut kepada masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencatat tingkat awareness tertinggi, mencapai 95,2 persen. Disusul oleh Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dengan 82,4 persen. Program Cek Kesehatan Gratis juga dikenal luas oleh 69,6 persen responden, sementara Koperasi Merah Putih mencapai 51 persen. Angka-angka ini menunjukkan bahwa program-program tersebut relevan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Tingginya tingkat kesadaran terhadap program-program ini mengindikasikan bahwa inisiatif pemerintah telah tersampaikan dengan baik. Ini juga menunjukkan bahwa program-program tersebut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Keberhasilan dalam sosialisasi dan implementasi program menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.
Sebaran Kepuasan Berdasarkan Wilayah
Analisis wilayah dalam survei Indekstat mengungkapkan adanya variasi tingkat kepuasan di berbagai daerah. Wilayah Kalimantan menunjukkan tingkat kepuasan tertinggi untuk kategori sangat puas/puas, mencapai 96,66 persen. Angka ini disusul oleh Sulawesi dengan 95,28 persen dan Maluku-Papua sebesar 93,16 persen.
Data ini mengindikasikan optimisme yang sangat tinggi dari wilayah Indonesia Timur terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Tingkat kepuasan yang merata di wilayah-wilayah ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah mampu menjangkau dan memberikan dampak positif di seluruh pelosok negeri. Ini juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap pembangunan yang inklusif.
Sementara itu, wilayah lain juga menunjukkan angka kepuasan yang cukup baik. Wilayah Jawa mencatat 88,97 persen, Sumatera 86,72 persen, dan Bali-Nusa Tenggara 85,76 persen. Angka-angka ini menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tersebar luas secara geografis, meskipun dengan intensitas yang berbeda.
Penilaian Kinerja Kementerian dan Lembaga
Survei Indekstat turut mengevaluasi kinerja kementerian dan lembaga negara. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berhasil memperoleh penilaian kinerja tertinggi di sektor perekonomian, dengan angka 36,3 persen. Pencapaian ini sejalan dengan apresiasi tinggi terhadap kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang mencapai 45,4 persen.
Di sektor lembaga hukum, Mahkamah Agung (MA) mendapatkan kepercayaan tertinggi dari publik, dengan persentase sebesar 82,1 persen. Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperoleh kepercayaan terendah di antara lembaga hukum yang disurvei, dengan persentase 62,9 persen. Hasil ini memberikan gambaran tentang persepsi masyarakat terhadap institusi-institusi negara.
Penilaian terhadap kementerian dan lembaga ini penting untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan penguatan. Tingginya apresiasi terhadap Kemenkeu dan Menteri Keuangan menunjukkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan fiskal negara. Di sisi lain, hasil untuk Polri dapat menjadi masukan untuk meningkatkan kinerja dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.
Sumber: AntaraNews