Survei ISC Catat Tingkat Kepuasan Publik terhadap Pemerintah
Pengambilan data dilakukan di 34 provinsi dengan melibatkan 1.200 responden. Survei menggunakan metode probability sampling dengan margin of error 2,88 persen
Hasil survei Indonesia Survey Center (ISC) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah masih berada pada level tinggi. Sebanyak 82,4 persen responden menyatakan puas terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Survei tersebut dilaksanakan pada 19 November hingga 8 Desember 2025 dengan metode wawancara tatap muka. Pengambilan data dilakukan di 34 provinsi dengan melibatkan 1.200 responden. Survei menggunakan metode probability sampling dengan margin of error sebesar 2,88 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Peneliti ISC Mochammad Thoha menjelaskan bahwa tingkat kepuasan publik yang berada di atas 80 persen menunjukkan masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Menurutnya, capaian tersebut dipengaruhi oleh program kerja, gaya kepemimpinan presiden, serta peran para pembantu presiden, baik menteri maupun wakil menteri.
"Kepercayaan publik terhadap pemerintah masih tergolong tinggi, karena berada di atas angka 80 persen," ujar Thoha dalam pemaparan hasil survei.
Survei ISC juga mencatat harapan masyarakat terhadap pemerintah ke depan. Sebanyak 23,8 persen responden berharap adanya perbaikan kondisi ekonomi, 16,5 persen menginginkan peningkatan kualitas pendidikan, dan 15,9 persen berharap pada tersedianya lapangan kerja.
Selain itu, survei ini turut memotret tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Presiden menempati posisi pertama dengan tingkat kepercayaan 87,3 persen, diikuti TNI, Kejaksaan Agung, Polri, KPK, DPR RI, partai politik, DPD RI, KPU, dan Mahkamah Konstitusi (MK).
ISC juga mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri dan wakil menteri sebagai pelaksana kebijakan pemerintah.
Di jajaran menteri, Menteri Keuangan Purbaya Yudi menempati peringkat pertama dengan tingkat kepuasan 88,2 persen, disusul Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dengan 86,4 persen, serta Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono di posisi ketiga dengan 83,3 persen.
Posisi berikutnya ditempati oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, dan Menteri Agama. Selanjutnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berada di peringkat ketujuh, diikuti Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Tenaga Kerja Yassierli, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantoro di posisi kesepuluh.
Sementara itu, pada kategori wakil menteri, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menempati posisi pertama dengan tingkat kepuasan 84,6 persen, diikuti Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo sebesar 82,1 persen, serta Wakil Menteri HAM Mugiyanto dengan 80,8 persen.
Posisi selanjutnya ditempati Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. Disusul Wakil Menteri Dukbangga Isyana Bagoes Oka, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendro Priyono, serta Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah di peringkat kesepuluh.
Gambaran Kinerja Pemerintah
Secara terpisah, analis politik Arif Nurul Imam menilai hasil survei tersebut dapat menjadi gambaran mengenai kinerja pemerintah sejauh ini.
"Survei ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah masih relatif tinggi. Namun, hal tersebut perlu disikapi dengan kerja yang lebih serius dalam melayani masyarakat," ujar Arif.
Tidak Berpuas Diri
Ia menambahkan, pemerintah tidak seharusnya berpuas diri karena persepsi dan kepercayaan publik dapat berubah jika kebijakan yang dijalankan tidak menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
"Hasil survei ini bisa menjadi salah satu referensi untuk menilai kinerja pemerintah selama lebih dari satu tahun terakhir," pungkasnya.