Jakarta, 18 Oktober 2025 – Hasil survei terbaru yang dirilis oleh Rumah Politik Indonesia (RPI) menunjukkan adanya tingkat kepuasan yang tinggi dari masyarakat terhadap kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Survei ini memberikan gambaran komprehensif mengenai persepsi publik terhadap berbagai aspek pemerintahan.
Menurut temuan RPI, mayoritas responden, yaitu sebesar 86,4 persen, menyatakan cukup puas, puas, hingga sangat puas dengan performa kepemimpinan nasional saat ini. Angka ini menandakan penerimaan positif dari masyarakat luas terhadap kebijakan dan implementasi program yang telah berjalan.
Direktur Eksekutif RPI, Fernando Emas, menjelaskan bahwa hanya 12,7 persen responden yang menyatakan tidak puas, sementara 0,9 persen lainnya memilih untuk tidak menjawab atau tidak tahu. Data ini menegaskan adanya dukungan yang kuat dari publik di berbagai wilayah Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Mayoritas Puas dengan Kinerja Pemerintahan
Fernando Emas mengungkapkan bahwa kepuasan publik yang tinggi ini merata di berbagai bidang strategis pemerintahan Prabowo-Gibran. Sektor-sektor seperti hukum dan pertahanan, keuangan dan ekonomi, sosial dan politik, serta pemberantasan korupsi mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Tingginya angka kepuasan ini mencerminkan harapan dan optimisme masyarakat terhadap arah pembangunan negara. Pemerintah dinilai mampu menjaga stabilitas dan menjalankan program-program yang relevan dengan kebutuhan publik.
Data survei menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap kinerja pemerintah tidak hanya terfokus pada satu bidang, melainkan tersebar di berbagai lini. Hal ini mengindikasikan adanya upaya komprehensif dari pemerintahan dalam menanggapi isu-isu krusial di tengah masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Detail Kepuasan di Berbagai Sektor
Survei RPI merinci tingkat kepuasan publik di beberapa bidang utama. Bidang hukum dan pertahanan mencatat 75,6 persen publik puas, 5,6 persen sangat puas, dan 13,2 persen cukup puas.
Di sektor keuangan dan ekonomi, 73,5 persen publik menyatakan puas, 2,7 persen sangat puas, dan 19 persen cukup puas. Sementara itu, bidang sosial dan politik meraih 72,2 persen kepuasan, 3,6 persen sangat puas, dan 10,5 persen cukup puas.
Yang menarik, bidang pemberantasan korupsi menunjukkan angka kepuasan tertinggi dengan 81,1 persen publik puas, 5,9 persen sangat puas, dan 2,1 persen cukup puas. Angka-angka ini memberikan gambaran jelas mengenai area-area yang dianggap berhasil oleh masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Program Prioritas Dorong Optimisme Publik
Tingkat kepuasan publik ini juga dipengaruhi oleh mulai terealisasinya berbagai program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran. Beberapa program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan 3 juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen untuk barang mewah, serta subsidi untuk ojek daring.
Meskipun program-program tersebut belum sepenuhnya sempurna, masyarakat menunjukkan optimisme tinggi. Fernando Emas menyatakan, "Meskipun program-program tersebut belum sempurna dan masih ada masalah sana-sini, tetapi masyarakat optimistis program-program itu bisa membantu dan membawa kesejahteraan bagi mereka."
Optimisme ini menjadi pendorong utama di balik tingginya angka kepuasan. Masyarakat merasa bahwa program-program tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka di masa depan.
Advertisement
Advertisement
Tingkat Kepercayaan Publik yang Selaras
Tingkat kepuasan publik yang tinggi ini selaras dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Berdasarkan hasil survei, sebanyak 80,6 persen masyarakat percaya, 10,5 persen cukup percaya, dan 1,6 persen sangat percaya.
Dengan demikian, jika diakumulasikan, tingkat kepercayaan publik dari kategori cukup percaya, percaya, dan sangat percaya mencapai 92,7 persen. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki keyakinan kuat terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugasnya.
Tingkat kepercayaan yang berbanding lurus dengan kepuasan ini mengindikasikan adanya sinergi positif antara harapan publik dan realisasi kinerja pemerintah. Ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan program-program strategis ke depan.
Advertisement
Advertisement
Metodologi Survei RPI
Survei terbaru yang dilakukan oleh Rumah Politik Indonesia (RPI) ini dilaksanakan pada tanggal 9 hingga 16 Oktober 2025. Responden survei adalah masyarakat yang berusia di atas 17 tahun atau yang telah memiliki hak pilih.
Pengambilan sampel dilakukan di 38 provinsi di seluruh Indonesia dengan menggunakan metode multistage random sampling. Metode ini merupakan teknik pengambilan sampel yang menggabungkan dua atau lebih metode pengambilan sampel acak dalam beberapa tahap, memastikan representasi yang akurat.
Jumlah sampel yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 1.200 responden. Dengan jumlah sampel tersebut, survei ini memiliki margin of error sebesar 3 persen pada tingkat kepercayaan ± 95 persen, menjamin validitas dan reliabilitas hasil yang disajikan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews