Pemberantasan Korupsi
-
News •Perkuat Etika Antikorupsi, Menko Yusril: Hukum Saja Tak Cukup Berantas KorupsiMenteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan upaya pemberantasan korupsi harus diperkuat dengan **etika antikorupsi** dan kesadaran moral masyarakat untuk mencapai hasil maksimal.
-
Politik •Yusril: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Hanya Hukum, Butuh Fondasi Etika dan MoralMenteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan, upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia tak cukup hanya dengan hukum, melainkan butuh fondasi etika dan moral yang kuat.
-
News •Prabowo Redam Polemik Korupsi, MAKI Apresiasi Langkah Koordinasi Penegak HukumKoordinator MAKI Boyamin Saiman mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang berhasil meredam polemik korupsi dengan mengoordinasikan pelimpahan perkara dari Polri ke Kejaksaan Agung.
-
News •Tokoh Masyarakat Kulon Progo Tegaskan Dukungan Kuat untuk Pemberantasan Korupsi PrabowoAkademisi dan tokoh masyarakat Kulon Progo, Sapardiyono, menyuarakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi. Langkah ini krusial demi pemerintahan bersih dan berintegritas.
-
News •Kejaksaan Agung Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Oknum Pejabat F TerlibatPelaksana tugas Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Plt Jampidsus) menetapkan dua tersangka, F dan DS, dalam dugaan kasus Korupsi Tata Kelola Batu Bara dan tindak pidana pencucian uang yang merugikan negara.
-
News •KPK Tegaskan Bisa Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Jika MandekDeputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan Komisi Pemberantasan Korupsi bisa ambil alih kasus dugaan korupsi batu bara yang melibatkan mantan Jampidsus jika prosesnya terhambat, sesuai Undang-Undang KPK, memicu pertanyaan tentang k
-
Ekonomi •Menhut Raja Antoni Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Kehutanan Pasca Kasus Korupsi KuansingMenteri Kehutanan Raja Juli Antoni berkomitmen perbaiki tata kelola kehutanan dan dukung penuh KPK usai Bupati Kuansing terseret kasus korupsi, tegaskan transparansi.
-
News •KPK Evaluasi Pencegahan Korupsi Usai Dua Kepala Daerah Eks Plt Terjaring OTTKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengevaluasi program pencegahan korupsi setelah dua kepala daerah yang sebelumnya Plt. terjaring OTT. KPK Evaluasi Pencegahan Korupsi jadi fokus utama untuk perbaikan sistem.
-
News •KPK Sita Valas Rp983 Juta dan Logam Diduga Platinum dari Bupati Langkat Syah AfandinKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita valas senilai Rp983 juta, uang tunai, rekening, dan logam diduga platinum dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Langkat Syah Afandin.
-
News •KPK Dalami Kebocoran OTT di Kuansing dan Langkat, Evaluasi Internal DilakukanKPK mendalami dugaan kebocoran informasi operasi tangkap tangan (OTT) di Kuantan Singingi dan Langkat. Penyelidikan ini bertujuan memastikan integritas operasi dan meminimalkan potensi kebocoran.
-
News •KPK Ungkap Kronologi OTT Bupati Langkat Syah Afandin Terkait Dugaan Suap ProyekKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kronologi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, yang berawal dari pertemuan setelah kegiatan Apkasi dan melibatkan dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Langkat.
-
News •Bupati Langkat Tersangka Suap, KPK Ungkap Modus Proyek FiktifBupati Langkat Syah Afandin alias Ondim ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh KPK, membuatnya irit bicara di hadapan publik terkait dugaan suap proyek.
-
News •Kejari Muara Enim Geledah Kantor PT R6B, Selidiki Dugaan Korupsi Sawit Periode 2016-2025Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Enim menggeledah kantor PT Rumpun Enam Bersaudara (R6B) Cabang Sungai Rotan, Muara Enim, terkait dugaan korupsi sawit dalam tata kelola perkebunan periode 2016-2025.
-
News •Kejati Maluku Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Namlea ke PenyidikanKejaksaan Tinggi Maluku meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi Proyek Jalan Namlea tahun anggaran 2023 ke tahap penyidikan setelah menemukan indikasi kuat tindak pidana, membuat publik penasaran akan detail selanjutnya.
-
News •KPK Ungkap Dugaan Aliran Dana Korupsi Haji Senilai 406 Ribu Dolar AS untuk Pansus DPRKPK mendalami dugaan aliran dana korupsi haji senilai 406 ribu dolar AS dari Asrul Azis Taba yang disebut bagian dari 1 juta dolar AS disiapkan untuk Pansus DPR.
-
News •KPK Tindak Lanjut Pernyataan Presiden Prabowo, Inventarisasi Kebutuhan Penguatan LembagaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan lembaga pengawasan, dengan segera menginventarisasi kebutuhan sumber daya dan anggaran untuk memperkuat kinerja pemberantasan korupsi.
-
News •KPK Periksa Hakim Usut Tuntas Eksekusi Lahan dan Aset Kasus Suap DepokKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga hakim pada Selasa (26/5) untuk mengusut proses eksekusi lahan seluas 6.500 meter persegi serta aset terkait tersangka dugaan suap sengketa lahan di Depok.
-
News •Pengadilan Tinggi DKI Perkuat Putusan 5 Tahun Bui Eks Sekretaris MA Nurhadi dalam Kasus Gratifikasi dan TPPUPutusan pidana lima tahun penjara terhadap mantan Sekretaris MA Nurhadi diperkuat oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, menegaskan sanksi atas kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjeratnya.
-
News •Kejari Lombok Tengah Intensif Kejar Aset Koruptor Bandara Lombok untuk Pulihkan Kerugian NegaraKejaksaan Negeri Lombok Tengah terus berupaya memulihkan kerugian negara akibat korupsi pembangunan Bandara Internasional Lombok dengan mengejar aset terpidana hingga ke Denpasar, Bali.
-
News •Kejari Bulukumba Terima Rp1,41 Miliar dari Kasus Korupsi Beras Bulukumba, Mantan Pimpinan Bulog Terbukti BersalahKejaksaan Negeri Bulukumba berhasil memulihkan kerugian negara Rp1,41 miliar terkait kasus korupsi beras. Mantan Pimpinan Bulog Bulukumba, Ervyna Zulaiha, membayar uang pengganti pasca putusan MA.