Tragis! Mahasiswi Dimutilasi Kekasih karena Minta Dinikahi saat Hamil
Pelaku awalnya membujuk korban ke kebun karet dengan alasan ingin membicarakan sesuatu.
Seorang mahasiswi berinisial SA (19), warga Kadongdong, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, tewas secara tragis setelah dimutilasi oleh kekasihnya sendiri, Mulyana (24), warga Kampung Baru Ciberuk, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang.
Korban dibunuh setelah meminta pelaku bertanggung jawab atas kehamilannya. Hubungan keduanya diketahui sudah berlangsung cukup lama.
Peristiwa memilukan itu terjadi di sebuah kebun karet. Pelaku awalnya membujuk korban ke lokasi dengan alasan ingin membicarakan sesuatu. Namun setibanya di lokasi, pelaku langsung melakukan tindakan keji.
"Di lokasi, tanpa banyak bicara, pelaku langsung mencekik korban hingga tak sadarkan diri. Setelah itu korban didorong ke jurang, kemudian pelaku kembali mencekik korban untuk memastikan korban meninggal dunia," imbuh Salahudin.
Dibuang di Sungai
Setelah memastikan korban tewas, pelaku sempat meninggalkan lokasi. Namun ia kemudian kembali, membawa sebilah golok dan melakukan mutilasi terhadap jasad korban.
"Pelaku sempat pulang, terus mengambil sebilah golok. Ia kemudian balik lagi ke lokasi kejadian dan memutilasi tubuh korban jadi beberapa bagian, mulai dari kedua tangan, kedua kaki, kepala dan membelah dada korban. Bagian tubuh korban yang sudah dipotong itu dimasukan ke dalam karung dan dibuang ke aliran sungai. Sedangkan bagian badan ditutupi daun pisang dan kayu bakar di kebun tersebut," kata Kasat.
Saat ini, pelaku ML tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Serang Kota. Ia dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.