Sosok Argo Mahasiswa UGM Korban Tabrakan Sopir BMW di Mata Teman-Teman
Argo meninggal dunia usai sepeda motor Vario yang dikendarainya ditabrak oleh mobil BMW yang dikemudikan Christiano Pengarepenta Pengidahen Tarigan.
Mahasiswa Fakultas Hukum UGM angkatan 2024 Argo Ericko Achfandi menjadi korban dari kecelakaan di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman, Sabtu (24/5) dini hari.
Argo meninggal dunia usai sepeda motor Vario yang dikendarainya ditabrak oleh mobil BMW yang dikemudikan Christiano Pengarepenta Pengidahen Tarigan.
Sosok Argo dimata teman-temannya dikenal sebagai seorang mahasiswa yang aktif berorganisasi, pekerja keras dan tulus berkawan. Argo juga dikenal sebagai seorang yang menyukai kegiatan naik gunung.
Mahasiswa FH UGM angkatan 2024 Raeva menceritakan Argo sebagai seorang teman yang baik dan tulus dalam berkawan. Raeva mengenal Argo sebagai sosok mahasiswa yang suka naik gunung dan gemar berorganisasi.
"Aku pernah satu divisi dikepanitiaan acara Porsia sama Argo. Awal kenal dulu orangnya pendiam dan susah dekat dengan orang. Tapi karena sering rapat bareng dan main bareng, Argo ternyata baik banget orangnya," kata Raeva, Selasa (27/5).
"Setelah kenal ternyata Argo itu baik, tulus dan mau membuka diri pada semua orang. Banyak orang yang sayang sama Argo. Kita teman dekat sering diajakin nongkrong dan pergi sama Argo. Argo orangnya juga supel, banyak temannya dan pinter anaknya," sambung Raeva.
Raeva menyebut dirinya dan teman-teman lainnya belum siap kehilangan sosok Argo. Raeva berharap Argo bisa mendapatkan keadilan dan pelaku yang menabraknya bisa diadili seadil-adilnya.
"Jujur aku belum siap melepaskan tapi aku tahu Argo senang di sana. Argo suka naik gunung, pasti sekarang dia sedang mendaki gunung bersama ayahnya. Pasti dia senang di atas sana. Aman, tenang dan bisa bertemu lagi sama ayahnya," ungkap Raeva.
"Aku berdoa sama keluarganya, mereka pasti kehilangan sosok Argo. Keadilan juga semoga didapat sama Argo karena apa yang terjadi sama dia itu tak seharusnya," imbuh Raeva.
Aktif Organisasi
Teman Argo lainnya yakni mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) UGM Jericho mengenang sosok Argo merupakan pekerja keras terlebih Argo merupakan anak yatim dan anak laki-laki tertua di keluarganya.
Jericho menyebut Argo selalu berusaha untuk membantu ibunya yang merupakan orang tua tunggal. Jericho menerangkan Argo banyak berkegiatan di luar untuk membantu meringankan beban ibunya.
"Argo itu dari keluarga yatim, dia selalu berusaha mengurangi beban finansial ibunya. Dia ikut banyak kegiatan untuk membantu biar ibunya tidak perlu berkorban banyak untuknya. Argo aktif kegiatan organisasi di luar dan dalam kampus," urai Jericho.
Jericho mendoakan agar Argo bisa mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Jericho juga berharap Argo mendapatkan keadilan dan pelaku bisa dihukum.
"Semoga Argo bisa menemukan kedamaian di atas sana. Semoga Argo bisa mendapatkan kedamaian dan keadilan supaya beban keluarga bisa terobati," tutup Jericho.