Heboh Pelat Mobil BMW Tabrak Argo Ericko hingga Tewas Berubah Nomor, Ini Jawaban Polisi
Kecelakaan ini merenggut nyawa pengendara Vario Argo Ericko Achfandi.
Kecelakaan antara mobil BMW dengan sepeda motor Honda Vario terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sabtu (24/5) dinihari. Kecelakaan ini merenggut nyawa pengendara Vario Argo Ericko Achfandi.
Pasca kecelakaan, media sosial sempat dibuat heboh dengan adanya perbedaan pelat nomor mobil BMW saat kecelakaan dengan pasca kecelakaan. Terkait komentar warganet ini Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo angkat bicara.
Edy mengakui ada perbedaan pelat nomor polisi dimobil BMW itu saat kecelakaan dengan pasca kecelakaan. Edy mengungkapkan saat mengalami kecelakaan mobil BMW menggunakan pelat nomor polisi F 1206.
"Saya sampaikan terkait dengan adanya pelat nomor yang sebenarnya kendaraan tersebut saat kejadian menggunakan pelat nomor F 1206. Saat itu yang digunakan memang pelat nomor itu," kata Edy di Mapolresta Sleman, Rabu (28/5).
Edy menceritakan saat mobil mengalami kecelakaan dan diamankan ada orang yang mengganti pelat nomor mobil BMW itu. Edy membeberkan penggantian pelat nomor ini tanpa sepengetahuan petugas kepolisian.
"Saat kendaraan sudah diamankan, tanpa sepengetahuan petugas ada orang yang mengganti pelat nomor tersebut. Diganti menjadi B 1442 NAC," terang Edy.
Terekam CCTV
Edy menjabarkan penggantian pelat nomor ini dilakukan di area Polsek Ngaglik. Penggantian pelat nomor ini bisa terjadi karena pasca kecelakaan dan diamankan di Polsek Ngaglik, mobil ditempatkan di area terbuka di belakang bangunan utama.
Edy menambahkan pihaknya telah mengantongi rekaman CCTV terkait penggantian pelat nomor polisi di mobil BMW itu.
"Kita sudah ambil CCTV-nya. Itu mobilnya parkir di belakang Polsek sana. Mereka berkumpul di situ, tiba-tiba mengganti tanpa sepengetahuan dan izin dari kita. Ada CCTV-nya. Ada semua," urai Edy.
Hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa menemukan pelat nomor polisi F 1206 yang digunakan mobil BMW saat mengalami kecelakaan hingga menyebabkan seorang mahasiswa FH UGM meninggal dunia.