Nadiem Tak Khawatir Hadapi Sidang Vonis: Saya Tidak Sendirian
Nadiem Makarim menyatakan rasa syukurnya atas dukungan dari keluarga dan masyarakat menjelang sidang vonis terkait kasus Chromebook.
Terdakwa kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook Nadiem Makarim tak khawatir menghadapi sidang vonis yang digelar hari ini, Selasa (30/6).
Sebelum memasuki ruang sidang, Nadiem menyatakan rasa syukurnya karena merasa tidak sendirian dalam menghadapi proses hukum ini.
"Saya sulit mencari kata-kata karena perasaan terbesar saya pada hari ini adalah saya merasa sangat bersyukur. Bersyukur bahwa dalam perjuangan satu tahun ini saya tidak merasa sendirian," ungkap Nadiem di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Selasa (30/6).
Menurutnya, dukungan dari keluarga dan berbagai elemen masyarakat menjadi sumber kekuatan yang membantunya tetap tegar menghadapi proses hukum yang dihadapinya. Nadiem percaya kebenaran akan berpihak padanya.
"Apapun yang akan terjadi hari ini, saya yakin sekarang saya tidak sendirian karena saya punya keluarga saya, saya punya dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, dan saya punya kebenaran di sisi saya. Karena itu Allah tidak akan pernah meninggalkan saya," tegasnya.
Nadiem berharap majelis hakim dapat menjatuhkan putusan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan. Namun, dia juga menyadari bahwa segala kemungkinan bisa terjadi dalam sidang tersebut.
"Kita tahu hari ini apa saja bisa terjadi. Tentunya harapan saya adalah bahwa kebenaran menang hari ini, bahwa keadilan masih ada artinya di negara ini. Tapi saya juga tidak naif. Saya menyadari bahwa bisa saja hari ini keputusannya tidak berdasarkan fakta-fakta persidangan," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Meskipun demikian, Nadiem tetap optimis bahwa ada hikmah yang lebih besar yang bisa diambil dari kasus yang menimpanya. Dia menjelaskan bahwa pernyataannya bukan hanya untuk kepentingan pribadi atau keluarganya, tetapi juga untuk orang-orang yang merasa telah dikriminalisasi.
"Saya berdiri di sini bukan hanya mewakili saya dan keluarga saya. Saya berdiri di sini mewakili setiap orang jujur yang telah dikriminalisasi dan akan dikriminalisasi," kata mantan CEO Gojek ini.
Harapan Nadiem
Nadiem kembali menegaskan sikapnya yang tidak pernah menyesali pilihan untuk mengabdi kepada negara. Nadiem mengingatkan agar situasi yang dihadapinya tidak membuat generasi muda kehilangan semangat untuk berkontribusi bagi bangsa.
"Saya tidak pernah menyesal keputusan saya untuk mengabdi kepada negara, dan saya tidak ingin anak-anak muda ketakutan untuk mengabdi kepada negara setelah kasus ini," tutur Nadiem.
“Indonesia harus menjadi lebih baik. Indonesia harus memberikan harapan kepada anak-anak mudanya. Indonesia harus memberikan harapan kepada kepastian hukum agar kita semua merasa aman untuk mengabdi kepada negara,” imbuhnya menutup.