Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Seskab Teddy Ungkap Isi Taklimat Prabowo Saat Apel Dansat TNI di Unhan Bogor

{{caption}}
Jumlah WNI Ditangkap di Makkah Terkait Dugaan Haji Ilegal Bertambah Jadi 7 Orang

{{caption}}
Puslabfor Uji Dugaan Medan Listrik Sebabkan Taksi Green SM Mogok di Rel

{{caption}}
Update Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 24 Saksi Diperiksa Intensif

{{caption}}
Shelter Sehati, Rumah Singgah Gratis untuk Pasien Dhuafa di Banda Aceh

{{caption}}
Beri Taklimat ke 1.500 Komandan TNI, Prabowo Minta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Topik Terkait
{{caption}}
MPD Nagan Raya Dukung Pembatasan Medsos untuk Lindungi Anak dari Perundungan Siber

Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Nagan Raya menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pembatasan medsos bagi anak di bawah 16 tahun, langkah krusial cegah perundungan siber dan jaga mental anak.

{{caption}}
Ketua Muhammadiyah Jateng Dukung Tegas Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

Ketua Muhammadiyah Jateng, Tafsir, menyatakan dukungan penuh terhadap pembatasan medsos anak di bawah 16 tahun, seiring berlakunya PP Tunas dan Permen Komdigi demi perlindungan generasi digital.

{{caption}}
KemenPPPA Pantau Ketat Implementasi Pembatasan Akses Media Sosial Anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) terus memantau implementasi kebijakan pembatasan akses media sosial anak di bawah 16 tahun untuk menciptakan ruang digital yang aman dan mendukung tumbuh kembang optimal anak.

{{caption}}
Pembatasan Medsos Anak 16 Tahun: MUI Lebak Dukung Kebijakan Pemerintah Selamatkan Generasi Muda

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pembatasan medsos anak 16 tahun melalui PP Tunas untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif digital yang mengancam masa depan mereka.

{{caption}}
MUI Dorong Literasi Digital Orang Tua Seiring Berlakunya PP Tunas untuk Perlindungan Anak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta orang tua memperkuat literasi digital dan pengawasan anak menyusul berlakunya PP Tunas, regulasi penting untuk melindungi generasi muda dari ancaman siber.

{{caption}}
Anak-anak Kaltara Sambut Positif Kebijakan Pembatasan Platform Digital

Anak-anak di Kalimantan Utara menyuarakan dukungan positif terhadap kebijakan pembatasan platform digital, menilai langkah pemerintah ini sangat bermanfaat untuk perlindungan dan tumbuh kembang mereka.

{{caption}}
DPRD Palembang Apresiasi Pembatasan Akun Medsos Anak Usia di Bawah 16 Tahun

DPRD Palembang menyambut baik kebijakan pembatasan akun medsos anak usia di bawah 16 tahun yang mulai berlaku 28 Maret 2026, sebagai langkah Komdigi melindungi anak di ruang digital.

{{caption}}
Sosiolog Unhas: Pembatasan Medsos Anak Langkah Strategis Bangun Karakter Generasi Muda

Kebijakan **pembatasan medsos anak** usia di bawah 16 tahun mulai berlaku bertahap 28 Maret 2026. Sosiolog menilai ini strategis untuk membangun karakter dan melindungi anak di ruang digital, serta penting untuk proses sosialisasi alami anak.

{{caption}}
BKPRMI: PP Tunas Wujud Negara Lindungi Anak dari Degradasi Moral di Era Digital

DPP BKPRMI menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi PP Tunas dan Perlindungan Anak Digital, menegaskan peran negara dalam menjaga generasi muda dari ancaman degradasi moral di tengah arus digitalisasi.

{{caption}}
Fondasi Iman dan Etika Kunci Akses Digital Anak, PP Tunas Resmi Berlaku

PP Tunas resmi berlaku 28 Maret 2026, menekankan fondasi iman dan etika sebagai kunci utama akses digital anak. Regulasi ini melindungi anak di bawah 16 tahun dari risiko media sosial.

{{caption}}
Perkuat Fondasi Agama Etika Ruang Digital, Menag Dukung Penuh PP Tunas

Menteri Agama menegaskan pentingnya fondasi agama dan etika yang kuat di ruang digital, mendukung penuh implementasi PP Tunas untuk perlindungan anak.

{{caption}}
MPD Nagan Raya Dukung Kebijakan Komdigi: Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Diberlakukan

Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Nagan Raya menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Komdigi terkait pembatasan media sosial anak di bawah 16 tahun, peraturan ini akan segera diterapkan demi melindungi generasi muda dari dampak negatif.

{{caption}}
Tenaga Pendidik Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak Demi Tingkatkan Fokus Belajar

Pembatasan akses medsos anak oleh Meta disambut positif tenaga pendidik di Tangerang. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan fokus belajar dan membentuk kebiasaan digital yang sehat.

{{caption}}
Bupati Serang Dukung Penuh Pembatasan Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyatakan dukungan kuat terhadap kebijakan pembatasan akses medsos anak di bawah 16 tahun, sebagai langkah konkret melindungi generasi muda dari konten tidak pantas dan menjaga kesehatan mental mereka.

{{caption}}
Khofifah Muslimat NU Serukan PBB Hentikan Perang Demi Perdamaian Global

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa bersama Muslimat NU Jawa Barat menyerukan PBB hentikan perang, menegaskan komitmen perdamaian dunia.

{{caption}}
Bupati Serang Ajak Muslimat NU Jaga Kondusivitas Daerah dan Lestarikan Aswaja

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak kader Muslimat NU untuk terus menjaga kondusivitas daerah serta aktif menyebarkan syiar Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) di tengah masyarakat.

{{caption}}
Sri Sultan: Peran Keluarga dan Muslimat NU Kunci Utama Penguatan Nilai Kebangsaan

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku X menekankan pentingnya peran keluarga dan Muslimat NU sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, serta akhlak mulia di masyarakat.

{{caption}}
Perkuat Generasi Unggul, Menteri PPPA Ajak Perempuan Indonesia Dukung Pembangunan Nasional

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyerukan Perempuan Indonesia untuk membina generasi unggul demi pembangunan nasional, menekankan peran strategis mereka dari lingkup keluarga hingga komunitas.

{{caption}}
Khofifah Ajak Muslimat NU Kuatkan Tradisi Kegotongroyongan dan Kemandirian Organisasi

Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya merawat tradisi kegotongroyongan dan kemandirian organisasi. Simak bagaimana Muslimat NU berupaya meneduhkan peradaban dari berbagai tingkatan.

{{caption}}
Menteri PPPA Tegaskan Peran Perempuan Penting untuk Cetak Generasi Unggul

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyoroti vitalnya peran perempuan dalam membentuk generasi penerus yang unggul dan berkualitas, khususnya dalam peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU.