Menko Yusril Ketemu Delpedro Marhaen di Rutan: Dia Masih Yakin Tak Bersalah
“Dia mengatakan sudah dan dia mengatakan saya tetap berpendapat bahwa saya tidak bersalah,” kata Yusril.
Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, tersangka kasus dugaan penghasutan, menegaskan dirinya tidak bersalah meski polisi menyebut telah mengantongi bukti yang cukup.
Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, usai meninjau ruang tahanan dan berdialog langsung dengan Delpedro di Polda Metro Jaya, Selasa (9/9).
“Dia mengatakan sudah dan dia mengatakan saya tetap berpendapat bahwa saya tidak bersalah,” kata Yusril kepada wartawan.
Yusril menghormati sikap Delpedro yang memilih bertahan dengan keyakinannya. Namun, ia menegaskan bahwa kebenaran akan diuji melalui proses hukum.
Menurutnya, penyelesaian perkara bisa saja dilakukan lewat jalur restorative justice, tetapi jika itu tak tercapai, maka kasus tetap harus dibawa ke pengadilan.
“Nah apakah akan diteruskan ke pengadilan atau tidak? Ataukah ada restorative justice antara penyidik dengan tersangka Delpedro, kalaupun tidak saya katakan ya anda harus hadapi di pengadilan. Hadapi proses itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yusril menekankan bahwa setiap tahanan, termasuk Delpedro, harus diperlakukan sesuai KUHAP dan standar HAM.
Negara, kata dia, memang berhak menindak warganya bila ada dugaan pidana, tetapi langkah hukum tersebut tidak boleh melampaui batas kewenangan.
“Bagaimanapun semua yang ditahan itu adalah warga negara kita, rakyat kita sendiri. Negara tidak boleh melampaui batas, ada kaidah-kaidah hukum yang harus dipatuhi bersama,” ucapnya.
Dalam pengecekan lapangan, Yusril memastikan kondisi ruang tahanan sudah sesuai ketentuan. Ia menyebut para tahanan mendapat fasilitas memadai, mulai dari ruang dan sanitasi, makanan tiga kali sehari, hingga kesempatan berolahraga.
Semua tahanan yang ditemuinya, termasuk Delpedro, mengaku diperlakukan dengan baik.