Geger Mahasiswi UNS Loncat ke Bengawan Solo, Tinggalkan Motor & Surat Wasiat buat Dosen dan Orangtuanya
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan relawan hingga kini masih mencari keberadaan korban.
Wanita muda nekat terjun ke Sungai Bengawan Solo melalui Jembatan Jurug, Kecamatan Jebres, Solo, Selasa (1/7) siang. Aksi diduga bunuh diri tersebut dilakukan di tengah kepadatan lalu lintas pembatasan Solo, Sukoharjo dan Karanganyar.
Seorang pengemudi ojek online sempat melihat korban melintas di depannya. Namun ia tak bisa mencegahnya, hingga akhirnya wanita tersebut melompat terjun ke sungai terpanjang di Jawa Tengah.
"Ini tadi saya melintas jembatan Jurug, pas bonceng customer, itu di depan saya katakanlah 10 meter, ada perempuan berdiri di besi pagar jembatan, langsung lompat. Saya teriak nggak nutut," ujar Hariyadi, seorang driver ojek online.
Wanita itu meninggalkan sebuah sepeda motor Honda Beat warna merah putih dengan nomor polisi AA 3747 CY. Di atas motor juga ditemukan tas berisi handphone. Namun tidak ditemukan identitas pemiliknya.
"Ini ada tas dan HP tapi identitasnya tidak ada. Cuma ada pesan anak yang melompat, dalam buku ini ada," ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, wanita tersebut merupakan salah satu mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bernama Devita Sari Anugraheni.
Surat wasiat yang ditinggalkan di dalam tas ditujukan untuk dosen dan kedua orang tuanya.Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan relawan hingga kini masih mencari keberadaan korban.
Mereka menyusuri aliran Sungai Bengawan Solo dari bawah Jembatan Jurug ke arah hilir.
Sementara itu, pihak kepolisian Polsek Jebres, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengamankan semua barang-barang korban untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.